Perempuan Ibu Berperan Utama Ekonomi di IFBC 2026 Palembang

Ratna D. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 74 dibaca
Bisik.id
Perempuan Ibu Berperan Utama Ekonomi di IFBC 2026 Palembang

Gambar atau konten salah?

Di Palembang, Sumatera Selatan, pada 17 April 2026 Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri membuka Pameran Info Franchise & Business Concept (IFBC) 2026. Ia menekankan bahwa perempuan, khususnya ibu-ibu, menjadi penggerak utama ekonomi nasional.

“Menariknya adalah lebih dari 50 persen adalah punggungan ibu-ibu. Kasih untung besar penjualan di ritel modern itu Ibu-ibu,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa kontribusi UMKM terhadap PDB nasional telah menembus angka 60 persen.

Roro Esti menekankan efek domino dari pemberdayaan perempuan. “Dengan seorang perempuan yang sejahtera, tentunya keluarganya juga turut sejahtera. Suaminya tentunya akan bahagia, turut bahagia,” katanya.

Ia mengajak generasi muda, khususnya peserta program Sultan Muda, untuk tidak takut terjun ke dunia usaha waralaba. Menurutnya, 68 persen penduduk Indonesia berada di usia produktif, sehingga peluang besar bagi Gen Z dan Milenial.

“Jangan dihadapi dengan keraguan atau overthinking yang berlebihan. Apakah saya akan berhasil atau tidak? Melangkah terlebih dahulu dan kita harus mencoba terlebih dahulu,” tegasnya. Ia menegaskan bahwa musuh terbesar calon pengusaha bukan modal, melainkan ketidakpercayaan diri.

Untuk mendukung ekspansi bisnis lokal, pemerintah telah menyiapkan infrastruktur. Pada Februari 2026 telah diterbitkan 165 STPW untuk waralaba dalam negeri. Selain itu, pemerintah siap memfasilitasi jenama lokal menembus pasar internasional melalui 33 kantor perwakilan perdagangan di luar negeri.

Roro Esti mengapresiasi kinerja pemerintah daerah yang menjaga pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan tetap stabil di 3,35 persen. “Saya sangat mengapresiasi kinerja pemerintah daerah yang mampu menjaga pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan tetap stabil di angka 3,35 persen. Ini merupakan pencapaian yang luar biasa dan menjadi sebuah pergerakan yang bermanfaat bagi masyarakat banyak,” pungkasnya.

Perlu dicatat bahwa peran perempuan dalam UMKM tidak hanya meningkatkan pendapatan, tetapi juga memperkuat ketahanan keluarga dan ekonomi daerah. Dukungan infrastruktur dan kebijakan pemerintah menambah peluang bagi pelaku usaha waralaba, khususnya generasi muda, untuk berkembang di pasar domestik dan internasional.

FranchisePemberdayaan PerempuanUMKMPDBSultan MudaWaralabaInfrastrukturPerdagangan

Komentar

Memuat komentar...