Perempuan Spanyol Klaim Milik Matahari, Hukum Tidak Menyetujuinya
Gambar atau konten salah?
Matahari telah menjadi sumber energi bagi Bumi selama sekitar 4,6 miliar tahun. Namun, seorang perempuan asal Spanyol, Angeles Duran dari Galicia, mengklaim dirinya sebagai pemiliknya.
Duran terinspirasi setelah membaca kisah seorang pria asal Amerika Serikat yang mendaftarkan kepemilikan Bulan. Ia berpikir hal serupa bisa dilakukan terhadap Matahari.
Pada 1 September 2010, ia mengunjungi notaris setempat untuk mendaftarkan klaim kepemilikannya atas bintang pusat tata surya. Menurutnya, tindakan tersebut memiliki dasar hukum. Ia mengutip interpretasi hukum internasional yang melarang negara mengklaim planet atau bintang, namun tidak secara khusus melarang individu.
“Tidak ada hambatan, saya mendukung klaim saya secara hukum, saya tidak bodoh, saya tahu hukumnya. Saya melakukannya tetapi orang lain bisa melakukannya, itu hanya terlintas di benak saya terlebih dahulu,” ungkap Duran.
Setelah mengklaim Matahari, Duran berencana mengenakan biaya kepada siapa saja yang menggunakan energi matahari. Ia menjelaskan bahwa pendapatan tidak akan sepenuhnya menjadi miliknya. Berikut rincian alokasi:
- 50% pendapatan akan diberikan kepada pemerintah Spanyol.
- 20% dialokasikan untuk dana pensiun.
- 10% untuk penelitian.
- 10% untuk program pengentasan kelaparan dunia.
- 10% sisanya akan menjadi bagian untuk dirinya.
“Sudah waktunya untuk mulai melakukan sesuatu dengan cara yang benar, jika ada ide bagaimana menghasilkan pendapatan dan meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat, mengapa tidak dilakukan?” tambahnya.
Klaim tersebut sempat menarik perhatian publik internasional karena dianggap sebagai salah satu upaya paling tidak biasa dalam mengklaim kepemilikan benda langit. Meski demikian, gagasan tersebut tidak mengubah status Matahari yang hingga kini tidak diakui sebagai milik individu mana pun berdasarkan hukum ruang angkasa internasional.
Kasus ini menunjukkan bahwa meskipun individu dapat mencoba mengklaim benda langit, hukum internasional tetap menegaskan bahwa benda tersebut tidak dapat dimiliki secara pribadi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Jadwal Sholat 14 Juni 2026 Bandung: Subuh, Zuhur, Maghrib
Jadwal Sholat Minggu, 14 Juni 2026: Cirebon dan Sekitarnya
Unpas Gelombang Kedua Wisuda, 1.075 Lulusan dan Kerja Sama
Jembatan Kebon Waru Berkarat, Warga Panggil Perbaikan Segera
PCMB Jawa Barat Gagal Publikasi Hasil, Tidak Lihat
SMAN 28 Bandung: 600 Minat, Belajar Sementara di SMAN 23
Berita Terbaru
Cuaca Bali 14 Juni 2026: Berawan, Hangat, Kelembaban Tinggi
Seri 1-1 Qatar-Swiss di Levi's Stadium, Piala Dunia 2026
Zodiak Pisces 14 Juni 2026: Emosi, Intuisi, dan Keseimbangan Hari Ini
Numerologi 14 Juni 2026: Energi Angka 3 dan Cara Memanfaatkannya
Feng Shui 14 Juni 2026: Dominasi Elemen Kayu dan Tips Keberuntungan
Primbon Jawa 14 Juni 2026: Pasaran Pon, Neptu 16, Keberuntungan
Zodiak Capricorn: Prediksi Hari 14 Juni 2026 - Tips Sehari
Zodiak Aquarius 14 Juni 2026: Panduan Harian Energi Mars
Tarot Harian 14 Juni 2026: The Fool, Ace of Cups, The Hanged Man
Zodiak Libra 14 Juni 2026: Keseimbangan & Keputusan
