Perpanjangan KRL ke Cikampek & Sukabumi: LAA Dipasang
Gambar atau konten salah?
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, mengungkapkan rencana pemerintah memperpanjang jalur kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek hingga ke Cikampek dan Sukabumi pada konferensi pers di Jakarta Selatan, Kamis 09 April 2026.
Rencana ini didorong lewat pemasangan LAA (listrik aliran atas). Untuk Cikampek, pemerintah akan menyalurkan LAA dari Cikarang. Sedangkan ke Sukabumi, elektrifikasi dimulai dari arah Bogor.
“Saya mendorong kepada KAI khususnya ya untuk yang Cikarang-Cikampek. Cikarang-Cikampek itu itu akan memberikan dampak yang cukup besar karena aglomerasi Jakarta akan sampai jauh ke Cikampek,” kata Dudy.
Ia menambahkan, “Kemudian yang Sukabumi ya, itu juga menjadi program kita itu supaya kita bisa penyebaran penduduk itu bisa menjadi lebih merata.”
Elektrifikasi ini diharapkan mempermudah mobilitas masyarakat di sekitar Jakarta. Pekerja dapat mengakses kota tanpa harus tinggal di wilayah tersebut.
Selain itu, Dudy menyatakan akan meningkatkan daya LAA di jalur KRL Tanah Abang‑Rangkasbitung. Saat ini, jalur tersebut hanya dilintasi kereta dengan 10 gerbong karena daya listrik tidak cukup untuk 12 gerbong seperti di Bekasi Line maupun Bogor Line.
“Daerah Rangkasbitung saya sebenarnya sudah minta kepada Pak Dirjen supaya mengganti kereta yang lebih besar lagi sehingga kapasitas angkutnya lebih banyak. Tapi memang salah satu syaratnya adalah kita memperbaiki jaringan elektrifikasinya,” terang Dudy.
Dengan perpanjangan dan peningkatan kapasitas, pemerintah berharap jaringan KRL dapat menampung lebih banyak penumpang dan mendukung distribusi penduduk yang lebih merata di wilayah Jabodetabek.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Harga Emas Antam Naik Tipis Rp 4.000 per Gram
Pegadaian Raih Dua Penghargaan Bergengsi di Ajang In-House Counsel Awards 2026
Kemendag Gandeng Barantin untuk Dongkrak Ekspor
BGN Aktifkan 980 Dapur Gizi di 16 Provinsi, Waspada Calo
IHSG Anjlok 8%, Bursa Efek Indonesia Trading Halt
Kemenkop Pastikan Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Masuk Anggaran
