Persebaya Kalahkan Semen Padang 2‑0 di Haji Agus Salim
Gambar atau konten salah?
Persebaya Surabaya menguasai pertandingan melawan Semen Padang di Stadion Haji Agus Salim pada 15 Mei 2026 jam 15.30 WIB. Wasit pertandingan, Mustafa Kamal yang berasal dari Aceh, memimpin laga tersebut.
Sejak peluit pertama, Bajol Ijo menekan pertahanan tuan rumah. Mereka menguasai bola dan berulang kali menyerang sisi kanan lawan. Kapten Persebaya, Bruno Moreira, menciptakan peluang pertama dengan tembakan keras dari luar kotak penalti, namun bola melambung di atas mistar gawang Semen Padang.
Di menit ke-8, Mihailo Perovic menggantikan Bruno Moreira dan menambah ancaman, namun penyelesaian belum memadai. Gol pertama datang pada menit ke-16 ketika Francisco Rivera menuntaskan umpan matang dari Milos Raickovic. Serangan cepat membuat pertahanan Semen Padang tidak mampu menahan Rivera di dalam kotak penalti.
Hanya tiga menit kemudian, Catur Pamungkas menambah keunggulan. Ia memanfaatkan umpan dari Rivera dan menuntaskan peluang, membawa Bajol Ijo unggul 2-0. Gol kedua menegaskan dominasi Persebaya di babak pertama.
Menit ke-28, Firman Juliansyah dari Kabau Sirah menciptakan peluang berbahaya, menembak keras ke gawang Persebaya. Namun, Andhika Ramadhani tampil sigap di bawah mistar dan menepis tembakan tersebut, menjaga keunggulan tetap aman. Pada menit ke-40, Guillermo Fernandez hampir membobol gawang Andhika, namun wasit menolak gol tersebut karena offside.
Hingga turun minum, Persebaya Surabaya tetap mempertahankan keunggulan 2-0 atas Semen Padang FC. Pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi dan kontrol penuh oleh Bajol Ijo.
Susunan Pemain
Semen Padang FC: Iqbal Bachtiar (PG), Ade Kristiano, Asyraq Gufron, Ricki Ariansyah (C), Samuel Simanjuntak, Irsyad Maulana, Ripal Wahyudi, Rosad Setiawan, Firman Juliansyah, Guillermo Fernandez, Kasim Botan.
Persebaya Surabaya: Andhika Ramadhani (PG), Arief Catur, Gustavo Fernandes, Jefferson, Risto Mitrevski, Francisco Rivera, Milos Raickovic, Toni Firmansyah, Bruno Moreira (C), Mihailo Perovic, Riyan Ardiansyah.
Keunggulan Persebaya di babak pertama menunjukkan kontrol penuh atas permainan, dengan dua gol cepat yang memotong peluang Semen Padang. Gol-gol tersebut berasal dari serangan cepat dan tembakan akurat, sementara pertahanan Persebaya menahan serangan balik lawan dengan baik. Hasil ini menegaskan posisi Bajol Ijo sebagai tim yang mampu mengeksekusi strategi menyerang secara efektif.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
