Persebaya Tak Sakitkan Persita, Raih 1-0 di Stadion Gelora
Gambar atau konten salah?
04 April 2026 – Risto Mitrevski, pelatih Persebaya, mengatakan tidak ada kejutan dari lawan ketika Persebaya menang 1-0 atas Persita di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya. Ia menilai Bajol Ijo mampu mengendalikan permainan sepanjang laga.
Persita, yang dikenal sebagai Laskar Cisadane, tampil cukup sukar dikalahkan. Namun klub tersebut tidak mampu menggoyahkan dominasi Bajol Ijo. Kolektivitas dan kerja keras di lapangan menjadi faktor utama kemenangan Persebaya.
“Kita tahu ini pertandingan berat, mereka adalah tim bagus. Kami tahu bahwa permainan harus dalam kendali kami dan sebisa mungkin mencoba tidak kebobolan,” ujar Risto dalam jumpa pers setelah pertandingan.
Pemain berkebangsaan Makedonia tersebut menyatakan bahwa permainan tim tamu tak menghadirkan kejutan. Secara keseluruhan, Persita hanya mampu menciptakan satu peluang ke arah gawang. “Persita tidak mengejutkan kami. Seperti yang pelatih katakan, kami mengkreasi lebih banyak peluang dibanding mereka. Kami mengontrol penuh babak pertama dan sedikit mengendurkan di paruh kedua guna menerapkan serangan balik,” tambahnya.
Kemenangan ini menjadi kompensasi bagi Risto atas pedihnya kekalahan 5-1 melawan Borneo FC bulan lalu. “Kami senang dengan hasil ini, khususnya setelah kekalahan (5-1 dari Borneo FC) yang masih menggelayuti hingga kini. Setelah kekalahan itu kami bekerja keras untuk bangkit. Itulah yang kami lakukan,” ungkapnya.
Risto memandang kunci sukses menaklukkan Persita adalah kolektivitas dan sikap para pemain Bajol Ijo yang bergairah tinggi untuk memenangkan laga. “Kunci dari kemenangan ini adalah kerja sama tim dan sikap pemain di lapangan,” pungkasnya.
Persebaya berhasil menutup luka lama dengan kemenangan yang solid, menegaskan kembali tekad tim untuk bangkit setelah kekalahan berat. Kemenangan ini menunjukkan bahwa kerja keras dan disiplin di lapangan dapat mengatasi tekanan, sekaligus menegaskan posisi Persebaya sebagai tim yang tidak mudah dikalahkan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
