Persebaya vs Malut United: Pertandingan di Stadion Kie Raha
Gambar atau konten salah?
23 April 2026, pukul 19.00 WIB, Stadion Kie Raha di Ternate akan menjadi arena bagi pertandingan antara Persebaya Surabaya dan Malut United. Wasit yang akan memimpin laga ini adalah Axel Febrian Sinaga dari Jakarta.
Pelatih Bernardo Tavares memutuskan formasi dasar 4-2-3-1, namun ia menegaskan bahwa susunan tersebut dapat berubah sesuai dinamika di lapangan. Tavares berharap skuad yang tersedia dapat mengatasi kekurangan yang ada.
Di balik gawang, Andhika Ramadhani akan bertugas sebagai penjaga gawang terakhir. Ia telah menunjukkan ketangguhan pada laga-laga sebelumnya, sehingga mendapat kepercayaan penuh dari Tavares.
Barisan pertahanan dibagi keempat pemain: Arief Catur Pamungkas, Risto Mitrevski, Gustavo Fernandes, dan Jefferson da Silva. Keempatnya diharapkan dapat menjaga lini belakang secara rapat dan saling melengkapi.
Di lini tengah, Milos Raickovic, Toni Firmansyah, dan Francisco Rivera kembali tampil. Ketiganya diandalkan untuk mendominasi jantung lapangan dengan determinasi dan visi bermain.
Serangan Persebaya dibentuk oleh Malik Risaldi, Pedro Matos, dan Perovic. Ketajaman mereka diharapkan mampu mengoyak pertahanan Malut United.
Persebaya mengalami kekurangan beberapa pemain kunci. Bruno Moreira, Gali Freitas, Ernando, dan Irianto tidak dapat memperkuat skuad. Ernando masih dirawat karena cedera.
Malut United akan memulai laga dengan susunan berikut: Angga Saputro (GK), Nilson Barbosa, Gustavo Franca, Yance Sayuri (C), Abduh Lestaluhu, Wbeymar Angulo, Tyronne Del Pino, Yakob Sayuri, Ciro Alver, Taufik Rustam, David da Silva.
Persebaya Surabaya akan tampil dengan: Andhika Ramadhani (GK), Arief Catur Pamungkas, Risto Mitrevski, Gustavo Fernandes, Jefferson da Silva, Milos Raickovic, Toni Firmansyah, Francisco Rivera, Malik Risaldi, Pedro Matos, Perovic.
Dengan susunan pemain yang telah disiapkan, Persebaya berusaha menyesuaikan diri menghadapi tantangan di lapangan. Meski beberapa pemain kunci tidak hadir, skuad masih memiliki potensi untuk menampilkan permainan yang solid dan terkoordinasi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
