Pertamina Catat Transaksi UMKM Rp10,6 Miliar di Inabuyer 26

Wahyu T. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 85 dibaca
Bisik.id
Pertamina Catat Transaksi UMKM Rp10,6 Miliar di Inabuyer 26

Gambar atau konten salah?

PT Pertamina (Persero) mencatat total transaksi dan potensi bisnis UMKM binaannya sebesar Rp 10,6 miliar dalam ajang Inabuyer B2B2G Expo 2026. Nilai tersebut terbagi menjadi transaksi retail Rp 1,8 miliar dan potensi business matching Rp 8,8 miliar.

Acara Inabuyer B2B2G Expo 2026 berlangsung di Gedung SMESCO Exhibition Hall, Jakarta Selatan, pada tanggal 05 Mei 2026 hingga 07 Mei 2026. Pertamina hadir sebagai bagian dari komitmennya untuk mendorong UMKM naik kelas, memperluas akses pasar, dan memperkuat rantai pasok nasional di sektor pemerintah, BUMN, maupun swasta.

Di dalam rangkaian tersebut, Pertamina meraih penghargaan sebagai perusahaan dengan transaksi buyer potensial terbanyak. Penghargaan ini menegaskan peran aktif Pertamina dalam memacu pertumbuhan UMKM nasional.

Berikut lima UMKM binaan yang mendapat sorotan besar dari buyer dan pengunjung:

  • Agrominafiber
  • Meraki Cipta Rasa
  • Novio Fresh
  • Rendang Gadih
  • Otrahum

Produk-produk mereka menonjol karena kualitas dan inovasi, yang menjadi nilai tambah daya saing dan memudahkan penerimaan di pasar nasional.

Selain berpartisipasi di pameran, Pertamina memfasilitasi enam UMKM binaan untuk mengikuti sesi business matching dengan buyer potensial dari sektor Pemerintah, BUMN, dan swasta. UMKM yang terlibat adalah:

  • Glory Nine Degrees
  • Sambal Ning Niniek
  • Cangcomak
  • Sanrah Food
  • Miniesq
  • Sambal Lauk Mak Fau

Momentum ini membuka peluang kerja sama bisnis jangka panjang serta memperluas akses UMKM ke rantai pasok nasional secara berkelanjutan.

VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menyatakan bahwa Pertamina terus memperkuat program pembinaan UMKM agar mampu naik kelas dan menjadi bagian penting dalam ekosistem ekonomi nasional. “Pertamina berkomitmen menghadirkan program pembinaan yang tidak hanya meningkatkan kapasitas UMKM, tetapi juga membuka akses pasar dan peluang kolaborasi yang lebih luas. Inabuyer menjadi momentum strategis agar UMKM binaan dapat terhubung langsung dengan buyer potensial dan masuk ke rantai pasok nasional,” ujar Baron dalam keterangan tertulis, Senin 11 Mei 2026.

Acara ini juga ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) oleh UMKM Agrominafiber dan Rendang Gadih sebagai langkah strategis memperluas pengembangan usaha.

Owner Rendang Gadih, Brigita Lydia Syahniva, menyampaikan dukungan Pertamina memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kepercayaan pasar dan pengembangan bisnis UMKM. “Melalui pendampingan Pertamina, kami mendapatkan banyak peluang untuk memperluas pasar dan membangun jejaring bisnis yang lebih besar. Kehadiran di Inabuyer menjadi momentum penting bagi UMKM kami untuk semakin dikenal dan dipercaya oleh buyer dari berbagai sektor,” kata Brigita.

Melalui Inabuyer B2B2G Expo 2026, Pertamina terus memperkuat perannya sebagai penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus mendorong terciptanya UMKM yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Acara ini menegaskan bahwa dukungan perusahaan besar dapat membuka pintu bagi pelaku usaha kecil untuk bersaing di pasar nasional, sekaligus memperkuat jaringan bisnis lintas sektor.

PertaminaInabuyer B2B2G Expo 2026UMKMtransaksi 10,6 miliarakses pasarrantai pasok nasionalprogram pembinaanMoU

Komentar

Memuat komentar...