Pertamina Pilih 10 UMKM untuk Pertapreneur Aggregator

Lina F. · 2 min baca · 6 menit lalu · 2 dibaca
Bisik.id
Pertamina Pilih 10 UMKM untuk Pertapreneur Aggregator

Gambar atau konten salah?

10 UMKM terpilih melalui Program Pertapreneur Aggregator (PAG) 2025‑2026 akan menerima pendampingan pengembangan usaha dan akses pasar internasional. Program ini menyeleksi 100 UMKM terbaik dari 730 peserta UMK Academy 2025 yang lolos tahap nasional dari berbagai daerah di Indonesia.

Pertapreneur Aggregator dirancang untuk mempersiapkan pelaku usaha menjadi agregator, penggerak ekosistem yang membuka akses pasar, membangun kolaborasi, dan memberdayakan UMKM lain. Proses seleksi meliputi screening, deep dive interview, bootcamp, mentoring, business acceleration, visitasi lapangan, monitoring Objective Key Results (OKR), dan akses pasar global. Dari semua tahapan tersebut, 10 UMKM dipilih berdasarkan kapasitas bisnis, dampak, dan potensi pengembangan usaha.

Vice President CSR & SMEPP Management PT Pertamina (Persero), Rudi Afrianto menjelaskan tujuan program: “Kami ingin melahirkan UMKM yang tidak hanya bertumbuh secara bisnis, tetapi juga mampu menjadi penggerak yang memberdayakan UMKM lain dan menciptakan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.”

Selama program, peserta mendapat pendampingan menyeluruh, mulai dari strategi bisnis, pemasaran, keuangan, ESG, digitalisasi, hingga ekspansi pasar. Semua Champion juga menerima sertifikasi Business Acceleration, pendampingan asesor, dan dashboard monitoring berbasis OKR.

Dari sisi dampak, program mencatat rata-rata nilai Social Return on Investment (SROI) sebesar 2,21. Artinya, setiap Rp 1 investasi menghasilkan manfaat sosial, ekonomi, dan lingkungan senilai Rp 2,21. Selain itu, disalurkan hibah sarana produksi senilai Rp 495 juta, terbagi Rp 345 juta untuk 10 Champion dan Rp 150 juta untuk 20 UMKM semifinalis.

Program ini juga membuka akses pasar internasional melalui market insight dan business matching bersama Atase Perdagangan Republik Indonesia di Malaysia dan Brussels, Belgia. Langkah ini bertujuan membantu peserta memperluas jaringan bisnis dan menjajaki peluang ekspor.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhamad Baron menegaskan harapan program: “Program ini wujud energi untuk masyarakat, Pertamina tidak hanya membantu UMKM meningkatkan kapasitas usaha, tetapi juga membangun ekosistem kewirausahaan yang mampu menciptakan lapangan kerja, memperkuat ekonomi lokal, dan menghasilkan dampak yang berkelanjutan.”

Berikut ini urutan Champion terbaik berdasarkan penilaian performa bisnis, akses pasar, dampak agregator, brand visibility, dan kesiapan eksekusi: Novio Fresh menjadi Champion terbaik, diikuti oleh Rendang Gadih dan Imago Raw Honey.

Perjalanan dari 100 peserta hingga terpilihnya 10 Champion menunjukkan potensi besar UMKM Indonesia untuk tumbuh dan bersaing di tingkat global. Pertamina berkomitmen terus mendorong lahirnya UMKM yang tangguh, inovatif, dan berdampak bagi masyarakat.

Program Pertapreneur Aggregator menegaskan peran penting Pertamina dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan. Dengan dukungan pelatihan, sertifikasi, dan akses pasar global, UMKM diharapkan dapat meningkatkan kapasitas, memperluas jaringan, dan menghasilkan manfaat sosial serta ekonomi yang berkelanjutan.

UMKMPertapreneur Aggregatorakses pasar internasionalprogram mentoringSocial Return on Investmentekosistem kewirausahaanPertamina

Komentar

Memuat komentar...