PET Raih PROPER Hijau Terminal LPG Tanjung Sekong & Baubau
Gambar atau konten salah?
PT Pertamina Energy Terminal (PET) baru saja mendapatkan penghargaan PROPER Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup RI. Penghargaan ini diberikan kepada dua unit operasional PET, yaitu Terminal LPG Tanjung Sekong dan Fuel Terminal Baubau.
PROPER Hijau menandakan bahwa PET tidak hanya mematuhi peraturan, tetapi juga melampaui standar kepatuhan. Ini menunjukkan konsistensi perusahaan dalam menanamkan prinsip keberlanjutan di setiap aktivitas operasionalnya.
Direktur Utama PET, Bayu Prostiyono menegaskan bahwa pencapaian ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk menjalankan operasi yang andal, efisien, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan serta masyarakat sekitar.
Bayu menulis, “Pencapaian PROPER Hijau ini merupakan hasil dari kolaborasi seluruh Perwira PET dalam mengimplementasikan praktik operasional yang berkelanjutan, termasuk efisiensi energi, pengelolaan limbah, serta program pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasi,” pada tanggal 08 April 2026.
Terminal LPG Tanjung Sekong dan Fuel Terminal Baubau telah lama menerapkan berbagai inisiatif lingkungan. Mereka memakai teknologi ramah lingkungan, mengurangi emisi, dan menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang langsung memberi manfaat kepada masyarakat setempat.
Penghargaan ini sekaligus memperkuat upaya PET mendukung agenda transisi energi nasional. PET bertekad untuk terus meningkatkan kinerja lingkungan secara berkelanjutan, mengikuti visi menjadi perusahaan terminal energi terintegrasi kelas dunia.
Dengan dua unit terminal yang berprestasi, PET menunjukkan bahwa praktik operasional berkelanjutan dapat dijalankan sambil tetap menjaga efisiensi dan tanggung jawab sosial, menandai langkah positif dalam pengelolaan energi di Indonesia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Harga Emas Antam Naik Tipis Rp 4.000 per Gram
Pegadaian Raih Dua Penghargaan Bergengsi di Ajang In-House Counsel Awards 2026
Kemendag Gandeng Barantin untuk Dongkrak Ekspor
BGN Aktifkan 980 Dapur Gizi di 16 Provinsi, Waspada Calo
IHSG Anjlok 8%, Bursa Efek Indonesia Trading Halt
Kemenkop Pastikan Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Masuk Anggaran
