Petani 57 Tahun Ditemukan Linglung di Persawahan Pekalongan

Rudi H. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 48 dibaca
Bisik.id
Petani 57 Tahun Ditemukan Linglung di Persawahan Pekalongan

Gambar atau konten salah?

Seorang petani berusia 57 tahun bernama Solihin membuat warga Desa Garungwiyoro, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, panik ketika ia hilang seharian. Pada akhir hari, ia ditemukan dalam kondisi linglung, tanpa pakaian, di sekitar 7 kilometer dari sawah tempat ia biasanya bekerja.

Warga setempat mengaitkan hilangnya Solihin dengan kepercayaan bahwa ia diculik oleh makhluk halus bernama Wewe. Kepala Desa Garungwiyoro, Jariyah, mengakui bahwa keyakinan tersebut telah berkembang di kalangan masyarakat. “Hilangnya Pak Solihin memicu mitos yang berkembang dan obrolan di tengah masyarakat setempat bahwa Pak Solihin dibawa Wewe,” ujarnya pada 06 April 2026.

Menurut Jariyah, sawah tempat Solihin mengolah tanahnya sudah dikenal sebagai tempat “wingit” atau “singit.” Ia menambahkan bahwa di lokasi yang sama pernah terjadi peristiwa serupa beberapa tahun lalu, di mana seorang warga hilang dan hingga kini belum ditemukan. “Ya, sawah tempat Pak Solihin mengolah sawahnya itu memang terkenal dengan 'wingit' atau 'singit'," ungkapnya.

Awal mula Solihin dilaporkan hilang ketika ia pamit untuk menggarap sawah pada Sabtu, 04 April 2026, pukul 07.00 WIB. Sawah yang digarap berada di Blok Gunung Damar, sekitar 5 kilometer dari permukiman warga dan berbatasan dengan kawasan hutan Perhutani Paninggaran. Biasanya ia pulang sekitar jam 5 sore, namun hari itu tidak kembali. Keluarga dan warga kemudian menyusul ke sawah untuk mencarinya.

Selama pencarian, keluarga menemukan bekal makanan korban masih utuh. Pakaian korban juga ditemukan berserakan di lokasi. Pencarian berlangsung bersama warga hingga Minggu, 05 April 2026, dini hari, namun hasilnya nihil.

Barulah pada Minggu pagi, sekitar pukul 07.30 WIB, warga mendapat kabar bahwa Solihin ditemukan di area persawahan Desa Bubak, berjarak sekitar 6-7 kilometer dari lokasi lahan pertaniannya. Posisi saat itu Pak Solihin sudah dalam kondisi lemas, wajahnya pucat, dan tubuhnya penuh dengan luka goresan yang diduga akibat goresan rumput-rumput liar atau taman perdu liar, kata Jariyah.

Sementara Kapolsek Kandangserang, Iptu Slamet Riyadi, menjelaskan kondisi Solihin saat ditemukan linglung. Ia menegaskan bahwa terdapat luka goresan dan memar ringan, yang diperkirakan berasal dari gesekan dengan rumput liar atau semak belukar, bukan akibat kekerasan. Korban langsung dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis.

Hingga saat ini, Solihin masih dirawat di RS Kajen. Ia berada dalam kondisi linglung dan belum dapat dimintai keterangan. Kondisi ini menambah keprihatinan warga setempat, yang berharap penyelidikan dapat mengungkap penyebab hilangnya petani tercinta mereka.

Petani hilangSolihinDesa GarungwiyoroWeweKandangserangRS KajenGoresan rumput liar

Komentar

Memuat komentar...