Petani Jatiluwih Pakai Drone Pupuk Padi, Mudah & Cepat
Gambar atau konten salah?
Di Subak Jatiluwih, Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel, Tabanan, petani kini memakai drone untuk menaburkan pupuk padi. Metode ini dianggap lebih cepat dan mengurangi tenaga dibandingkan cara manual.
I Gede Made Ardana, kepala Bidang Pengembangan Daerah Tujuan Wisata (DTW) Jatiluwih, menjelaskan alasan penggunaan drone. “Karena luas dan untuk meringkas waktu sehingga drone ini digunakan,” ujar Ardana saat diwawancara, 20 April 2026. Subak Jatiluwih memiliki luas 227 hektare, sehingga proses pemupukan manual memakan waktu dan tenaga yang cukup besar.
Pupuk yang digunakan adalah pupuk hormon, yang membantu pertumbuhan padi, penguatan batang, dan buah. Ardana menambahkan, pupuk pertama‑tama dicampur dengan air sebanyak 1,5 liter. Setelah tercampur, pupuk dipasang ke drone lalu diterbangkan. Volume 1,5 liter ini mampu mencakup satu hektare.
“Pemberian pupuk ini rutin dilakukan setiap dua minggu sekali,” imbuhnya. Namun, karena luas subak, drone tidak dapat menjangkau seluruh area. Beberapa wilayah sawah tidak memiliki terasering, dan banyak pepohonan yang menghalangi penerbangan.
Drone memerlukan dua baterai. Ardana menjelaskan, “Untuk menerbangkan drone membutuhkan dua baterai. Nah kendalanya itu ketika baterai akan habis, tempat untuk men-charger ulang tidak memungkinkan.” Hal ini membuat pemupukan tidak dapat dilaksanakan secara menyeluruh.
Selain kendala teknis, faktor alam juga menjadi tantangan. Ardana menyebut, “Kendala penggunaan drone ini, kata Ardana, yakni faktor alam seperti hujan dan angin kencang.”
Penggunaan drone sudah dimulai sejak awal 2025, dan meski belum sempurna, langkah ini menunjukkan upaya petani Jatiluwih untuk memanfaatkan teknologi guna mempercepat pemupukan dan mengurangi beban kerja. Dengan dukungan teknologi, proses pertanian di subak ini berpotensi menjadi lebih efisien dan berkelanjutan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Penurunan Wisnus Bali 4,14% Tahun Ini, 2,03% Bulanan
SIM Keliling Kembali Operasi di Badung dan Buleleng Pusat
Cuaca cerah berawan Bali, hujan ringan Badung Denpasar
Kamis 04 Juni 2026: Hari Ala Ayuning Dewasa, Waktu Lahan
Badung Bangun Tempat Penampungan Sampah B3 di Mengwitani
SMPN 5 Pupuan, Disdik Tabanan Atasi Rendahnya Siswa
Berita Terbaru
IHSG Turun 1,46% di Pagi, Masuk Zona Merah, Menurunkan 86 Poin
Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Wamen Imipas Ditahan
Tim Tabur Tangkap Liauw Inggarwati dan Bastian Widjaja
Perpres No.27 2026 Turunkan Komisi Ojek Online Jadi 8%
Riquelme Tantang Perez: Janji Haaland & Beban Anggota
UEA Berhenti Ujian Internasional, Pindah Online Kini
