PHK 8.389 Orang, Mayoritas di Jawa Barat, Menurun Februari

Ratna D. · 1 min baca · 1 bulan lalu · 61 dibaca
Bisik.id
PHK 8.389 Orang, Mayoritas di Jawa Barat, Menurun Februari

Gambar atau konten salah?

Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat 8.389 orang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) hingga Maret 2026. Jumlah tenaga kerja yang di-PHK tersebut merupakan peserta program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) BPJS Ketenagakerjaan.

“Pada periode Januari sampai dengan Maret 2026 terdapat 8.389 orang tenaga kerja ter-PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) yang terklasifikasi sebagai peserta program JKP,” bunyi laporan Satu Data Kemnaker, dikutip (12 April 2026).

Jika dilihat per bulannya, 4.590 orang PHK di Januari, 3.273 orang di Februari, dan 526 orang di Maret. Jumlah PHK pada bulan Januari melebihi separuh dari total PHK di periode tersebut.

“Tenaga kerja ter-PHK pada periode ini paling banyak terdapat di Provinsi Jawa Barat yaitu sekitar 20,51 persen dari total tenaga kerja ter-PHK yang dilaporkan,” tambah laporan tersebut. Total tenaga kerja yang di-PHK di Jawa Barat mencapai 1.721 orang, diikuti oleh Kalimantan Selatan dengan 1.071 orang.

Berikut 5 Provinsi dengan jumlah PHK terbanyak hingga Maret 2026:

  1. Jawa Barat: 1.721 orang
  2. Kalimantan Selatan: 1.071 orang
  3. Kalimantan Timur: 915 orang
  4. Banten: 707 orang
  5. Jawa Timur: 649 orang

Data ini mencakup periode Januari hingga Maret 2026 dan disajikan oleh Kemnaker melalui laporan Satu Data Kemnaker. Angka PHK menurun drastis setelah bulan Februari, menandai perubahan tren di pasar tenaga kerja. Sebagian besar PHK terjadi di Jawa Barat, diikuti oleh wilayah Kalimantan.

PHKKemnakerJaminan Kehilangan PekerjaanBPJS KetenagakerjaanJawa BaratKalimantan SelatanJawa TimurBanten

Komentar

Memuat komentar...