Pilot Digitalisasi Bantuan Sosial Gianyar Pakai Parlinsos
Gambar atau konten salah?
106 peserta terlibat dalam uji coba digitalisasi bantuan sosial yang diluncurkan oleh Pemerintah Kabupaten Gianyar. Uji coba ini menggunakan Portal Perlindungan Sosial (Parlinsos) dan bertujuan meningkatkan akurasi data penerima serta memperkuat transparansi penyaluran bantuan.
Menurut Nurwidyaswanto, Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Gianyar, kegiatan ini merupakan bagian dari peluncuran terbatas (pilot) di Provinsi Bali sebelum diterapkan secara luas. Ia menegaskan bahwa pelaksanaan pilot ini berlangsung pada 04 Juni 2026.
Uji coba difokuskan di Kecamatan Blahbatuh karena di sana sudah ada pendamping dan agen yang siap mendampingi masyarakat peserta bantuan sosial. Semua peserta telah mengaktivasi identitas kependudukan digital (IKD), sehingga data dapat diakses secara online.
Program yang diuji adalah dua program bantuan sosial, yaitu Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau Bantuan Sembako. Data peserta kedua program tersebut diinput langsung oleh agen maupun pendamping yang terlibat dalam pelaksanaan program.
Para pendamping dan agen terdiri dari pendamping PKH, pendamping rehabilitasi sosial (Rehsos), dan kader posyandu di wilayah Blahbatuh. Semua data yang dimasukkan terintegrasi dengan berbagai data kementerian, lembaga, dan instansi terkait.
Integrasi tersebut memungkinkan sistem melakukan verifikasi secara langsung untuk menentukan kelayakan calon penerima bantuan sosial. Dengan demikian, proses penyaluran bantuan diharapkan menjadi lebih tepat sasaran dan tepat salur.
“Jika hasil verifikasi menunjukkan calon penerima belum memenuhi kriteria, agen maupun masyarakat yang diusulkan dapat mengajukan sanggahan melalui portal yang sama,” ujarnya. Mekanisme ini diharapkan dapat meningkatkan akurasi data sekaligus memperkuat transparansi dalam penyaluran bantuan sosial.
Hasil uji coba terbatas ini akan menjadi bahan evaluasi untuk penyempurnaan sistem sebelum digitalisasi bantuan sosial diperluas ke wilayah lainnya.
Uji coba ini menandai langkah konkret dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mempermudah dan memantau distribusi bantuan sosial, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah terhadap pengelolaan data yang akurat dan transparan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Nengah Artini 58 Tahun Tewas, Polri Menilai Penyebab Alami
Satu Kematian Rabies di Desa Tukadaya, Bali: Kasus Pertama Manusia
Wakil Menteri Kunjungi SMP Tabanan, Cek Revitalisasi, MBG
Wakil Menteri Kunjungi SDN 3 Sembung Gede, Minta Revitalisasi
Latihan Pra Operasi Patuh Agung 2026 Fokus ETLE Lalu Lintas
Jembatan Selemadeg: Lubang Besar, Perbaikan Masih Menunggu
Berita Terbaru
Suporter AS Kekecewa: Tempat Duduk Piala Dunia 2026 Terbagi
Batam Siapkan Jalan & Landfill TPA Telaga Punggur, Rp45,45 M
Jadwal Sholat Jumat 5 Juni 2026 Lengkap di Jawa Timur
IESPA Gelar Musyawarah Nasional 2026 di Jakarta, 5‑6 Juni
Kevin Diks: Ridho Jadi Kapten Timnas Indonesia Lawan Oman
Pilot Digitalisasi Bantuan Sosial Gianyar Pakai Parlinsos
Afni‑Syamsurizal: Tahun Pertama Menurunkan Utang Siak
Medan Gelar Gemes 27‑30 Juni 2026 Rp 2,5 Miliar APBD 2026
Pengumuman Hasil Seleksi SPMB Sumsel 2026/2027: Tanggal 6 Juni
