PIN SPMB Surabaya 1.495.200 Siap, 90.963 Sudah Terdaftar
Gambar atau konten salah?
Surabaya – Proses pengambilan PIN untuk Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Negeri di Jawa Timur masih berlangsung. Pemprov Jawa Timur, lewat Dinas Pendidikan (Dindik), sudah menyiapkan 1.495.200 PIN untuk SPMB tahun ini.
Aries Agung Paewai, Kepala Dindik Jatim, mengajak siswa segera mengambil PIN. Hingga 1 Juni 2026, sudah ada 117.323 pengajuan PIN yang masuk untuk diverifikasi dan divalidasi. Dari jumlah itu, 90.963 siswa sudah menerima PIN.
“Alhamdulillah pengambilan PIN lancar, tidak ada laporan antrean dari sekolah se-Jawa Timur. Saya memprediksi mulai hari ini akan ramai yang mengajukan,” ujar Aries pada 2 Juni 2026. Ia menambahkan bahwa belum ada laporan antrean dari sekolah-sekolah di Jawa Timur. Namun, ia memprediksi lonjakan pengajuan PIN akan mulai terjadi hari ini seiring keluarnya Surat Keterangan Lulus (SKL) dari sekolah asal.
Aries juga mengingatkan masyarakat tentang ketentuan penggunaan Kartu Keluarga (KK) dan Surat Keterangan Domisili (SKD) dalam proses SPMB. Menurutnya, ada empat kategori status KK yang berlaku dalam sistem:
- KK murni, dapat dipakai di seluruh jalur pendaftaran.
- SKD bencana alam atau sosial, juga dapat dipakai di semua jalur.
- SKD pondok pesantren atau yayasan, tetap dapat dipakai untuk seluruh jalur.
- SKD mutasi, memerlukan perhatian khusus.
“Kalau mengklik SKD mutasi maka siswa hanya bisa daftar di jalur mutasi saja, tidak bisa mengikuti jalur SPMB lainnya. Karena itu operator sekolah diminta memastikan kembali kebenarannya kepada siswa,” jelasnya. Ia menjelaskan bahwa jalur mutasi diperuntukkan bagi anak dari orang tua yang bekerja sebagai ASN, pegawai BUMN, atau pekerja swasta berbadan hukum dengan kuota sebesar 3%.
Dalam proses seleksi jalur mutasi, Aries menyebut pemeringkatan dilakukan berdasarkan jarak tempat tinggal terdekat, usia lebih tua, dan waktu pendaftaran tercepat. Nilai akademik tidak menjadi pertimbangan. “Nilai hanya digunakan pada jalur domisili, prestasi akademik, dan prestasi hasil lomba,” tandas Aries.
Proses pengambilan PIN SPMB SMA/SMK Jatim dibuka sejak 28 Mei 2026 dan masih akan dilayani hingga 9 Juni 2026. Pihak Dindik mengharapkan siswa dan orang tua memahami prosedur agar tidak ada kendala saat mendaftar.
Dengan jumlah PIN yang sudah disiapkan, proses ini diharapkan dapat memudahkan siswa bersekolah di jenjang menengah atas. Pihak Dindik terus memantau jumlah pengajuan dan akan memberikan informasi lebih lanjut jika terjadi perubahan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
