PLN Batam & DayOne Tandatangani PJBTL 511 MVA Data Center

Tika M. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 91 dibaca
Bisik.id
PLN Batam & DayOne Tandatangani PJBTL 511 MVA Data Center

Gambar atau konten salah?

Batam, 17 April 2024 – PT PLN Batam dan DayOne menandatangani Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) dengan kapasitas 511 MVA, menjadi perjanjian terbesar di Indonesia. Penandatanganan berlangsung di Balairung Sari Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Perjanjian ini dimaksudkan sebagai bagian dari upaya memperkuat infrastruktur untuk pusat data berskala besar di Batam. Kolaborasi ini menandai tonggak penting bagi PLN Batam dan BP Batam dalam menyediakan jaringan listrik yang andal, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa kesiapan infrastruktur dan kemudahan regulasi menjadi faktor utama menarik minat investor global. Ia menambahkan, “Penandatanganan MOU itu sebagai langkah untuk menegaskan posisi Batam sebagai destinasi utama investasi industri digital.”

Melanjutkan pernyataannya, Amsakar menekankan komitmen BP Batam untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui percepatan perizinan dan penyediaan infrastruktur pendukung yang terintegrasi. Ia menyatakan, “Masuknya proyek pusat data berskala besar ini membuktikan bahwa Batam siap menjadi hub digital dunia.”

Direktur Utama PT PLN Batam, Kwin Fo, menyebut kerja sama ini sebagai kesepakatan penyediaan listrik untuk data center dengan kapasitas terbesar di Indonesia hingga saat ini. Ia menambahkan, “Kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam mendukung kebutuhan energi yang andal dan berkelanjutan bagi investasi dan pengembangan infrastruktur digital di Kota Batam.”

Kwin Fo percaya sinergi antara PLN Batam, DayOne, dan BP Batam dapat memperkuat posisi Batam sebagai kawasan investasi unggulan dan pusat pertumbuhan ekonomi digital di Asia Tenggara.

Selain PJBTL, BP Batam dan PLN Batam juga menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terapung dengan kapasitas 200 MWp. Proyek ini diharapkan menjadikan Batam sebagai salah satu penyedia energi bersih terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. Ia menambahkan, “Kami berharap kerjasama ini memberikan manfaat bagi semua pihak serta berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan iklim investasi di Kota Batam.”

Chief Executive Officer DayOne, Jamie Khoo, menyatakan Batam memiliki keunggulan strategis dalam pengembangan data center berskala global, baik dari sisi infrastruktur maupun dukungan regulasi. Ia berkata, “Ekspansi ini menjadi tonggak penting dalam strategi kami untuk membangun salah satu platform infrastruktur digital terdepan di Asia.”

Jamie menekankan bahwa penguatan ini juga menjadi bagian dari pengembangan model SIJORI yang menghubungkan Singapura, Johor, dan Batam sebagai platform pusat data lintas negara yang terintegrasi di Asia Tenggara. Ia menutup, “Seiring dengan perluasan pengembangan di Batam, kami terus meningkatkan kapasitas untuk menghadirkan layanan data center berskala besar dan berkinerja tinggi guna menjawab kebutuhan cloud dan komputasi canggih yang terus tumbuh di Asia Pasifik.”

Perjanjian ini menandai langkah konkret Batam menuju peran lebih besar dalam ekosistem digital regional. Dengan dukungan infrastruktur listrik dan energi terbarukan, Batam memperlihatkan kesiapan untuk menarik investasi digital dan memperkuat posisi sebagai hub teknologi di kawasan Asia Tenggara.

PLN BatamDayOnePJBTLPusat DataEnergi TerbarukanHub Digital Asia TenggaraSIJORI

Komentar

Memuat komentar...