PLN Cepat Perbaiki Pemadaman Listrik Aceh Besar, Terkoneksi
Gambar atau konten salah?
Listrik di Aceh Besar mulai menyala kembali sekitar pukul 22.29 WIB pada hari Jumat, 22 Mei 2026. Namun, masih ada daerah yang belum terhubung. Listrik padam total di seluruh Aceh sekitar pukul 18.50 WIB pada hari yang sama. Warga melaporkan mati total saat hendak melaksanakan ibadah salat Magrib. Listrik sempat berkedip sebelum mati.
Menurut laporan, pemadaman disebabkan gangguan pada transmisi 275 kV Muara Bungo-Sungai Rumbai di Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi. Cuaca buruk memicu gangguan. Tim PLN berhasil mengatasi masalah tersebut.
PLN sedang mempercepat pemulihan di sisi pembangkit secara bertahap. Lukman Hakim, Manager Komunikasi & TJSL PLN UID Aceh, berkata: "Saat ini PLN terus melakukan percepatan pemulihan pada sisi pembangkit secara bertahap agar pasokan listrik di wilayah terdampak dapat segera kembali normal,".
PT PLN (Persero) memohon maaf atas gangguan kelistrikan yang terjadi di sebagian wilayah Sumatera. "PLN mengupayakan proses pemulihan berjalan aman. Masyarakat dapat memantau perkembangan informasi pemulihan kelistrikan melalui aplikasi PLN Mobile maupun kanal resmi PLN lainnya," ujarnya.
Warga di Aceh Besar mengisi baterai ponsel dan senter setelah listrik menyala kembali. Proses penormalan masih berlangsung dan belum semua daerah terhubung. PLN berusaha memastikan pemulihan berjalan aman, dengan tim teknisi terus memantau.
Ringkasan: Pemadaman listrik di Aceh disebabkan gangguan transmisi akibat cuaca buruk. PLN sedang mempercepat pemulihan di pembangkit dan memohon maaf. Warga dapat memantau perkembangan lewat aplikasi PLN Mobile.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Belanda Tewaskan 900 Orang, Prancis Terbakar
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Pelabuhan Roro Gunungsitoli Disiapkan Jadi Pusat Logistik Nias
Kerajaan Dukung Penuh Timnas Usai Kalah di Semifinal
Gempa M3,4 Guncang Pidie Jaya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Sergai Bangun Mal Pelayanan Publik Rp6,2 Miliar Tahun Ini
