PNM Jadi Bank UMKM, Target Rp 40 Triliun KUR Setiap Tahun

Yuli S. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 124 dibaca
Bisik.id
PNM Jadi Bank UMKM, Target Rp 40 Triliun KUR Setiap Tahun

Gambar atau konten salah?

Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan, mengungkapkan rencana besar di balik pengambilalihan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) yang selama ini berstatus BUMN.

Rencana tersebut dipresentasikan pada rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta pada 6 April 2026. Purbaya menjelaskan bahwa PNM akan diubah menjadi BLU di bawah Kementerian Keuangan, kemudian ditransformasi menjadi bank khusus UMKM yang menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

“Saya sedang propose ke Danantara, PNM kasih ke saya. Nanti saya akan jadikan PNM itu penyalur KUR. Jadi PNM jadi bank, mungkin di bawah PT SMI atau PIP, di bawah kita, dia akan menyalurkan KUR,”

Menurutnya, konsep bank khusus UMKM dianggap penting untuk optimalisasi penyaluran KUR. Saat ini, pemerintah menyalurkan dana KUR ke sejumlah bank, namun belum ada UMKM yang naik kelas secara signifikan.

“Kalau KUR yang lewat bank-bank itu kan saya bayar bunga tuh sampai 18%, uangnya hilang. Setiap tahun Rp 40 triliun, dekat ke situ,”

Jika PNM dialihkan ke BLU, pagu alokasi KUR senilai Rp 40 triliun rutin akan dialihkan sebagai dana bergulir tiap tahun ke bank UMKM tersebut. Purbaya menjelaskan mekanisme tersebut dengan kalimat:

“Saya jadikan bank, setiap tahun saya setor Rp 40 triliun ke dia, dia meminjamkan sebagai dana bergulir dengan bunga murah, jadi Rp 40 triliunnya nggak hilang,”

Dengan mekanisme ini, Purbaya melihat bank UMKM akan setara dengan bank besar bermodal kuat, mampu menyalurkan KUR secara optimal dan membangun ekosistem pengembangan UMKM terintegrasi. Ia menambahkan:

“Kalau saya inject ke situ 4 tahun, 5 tahun berturut-turut, dia sudah jadi satu bank yang punya modal Rp 200 triliun, itu sudah bank besar. Nanti setelah itu kita akan ubah menjadi bank UMKM dan kita bangun juga ekosistem yang mendukung UMKM secara terintegrasi ada penasihatnya, pelatihannya, pemasarannya, penjamin kreditnya dan lain-lain,”

Purbaya mengaku sudah melaporkan konsep ini ke Presiden Prabowo Subianto dan mendapat lampu hijau untuk dijalankan. Saat ini prosesnya masih berada pada tahap perundingan dengan Danantara.

“Jadi kalau boleh didukung oleh Komisi XI, saya akan eksekusi itu dan saya sudah lapor ke Pak Presiden, dia bilang kalau bagus jalankan saja, tetapi kita masih berunding dengan Danantara, mohon dukungannya,”

Rencana ini menempatkan PNM sebagai kendaraan strategis untuk memperkuat akses kredit bagi UMKM, menurunkan biaya bunga, dan meningkatkan modal berkelanjutan bagi bank khusus yang akan menjadi tulang punggung ekosistem usaha rakyat.

Purbaya Yudhi SadewaPT Permodalan Nasional MadaniDanantaraBLUUMKMKredit Usaha RakyatBUMN

Komentar

Memuat komentar...