Pohon Jaranan 80cm Guling, Jalan Kertosono-Lengkong Tertutup
Gambar atau konten salah?
On Saturday, 28 Maret 2026, heavy rain and wind in Nganjuk caused a tree to fall in Patianrowo, blocking the Kertosono‑Lengkong route.
The tree, a jaranan species with a diameter of about 80 centimeters, fell around 16.00 WIB, covering the main road and halting traffic between Kertosono and Lengkong.
BPBD Nganjuk head Sutomo explained: "Pohon yang tumbang adalah jenis jaranan. Diameternya kurang lebih 80 sentimeter."
He added: "Pohon itu tumbang sekitar pukul 16.00 WIB itu sempat menutup jalan kabupaten, hingga menggangu arus lalu lintas dari Kecamatan Kertosono menuju Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk."
Sutomo said: "Pohon itu tumbang dan sempat menutupi seluruh akses jalan utama, membuat arus kendaraan terganggu," and later: "Dengan kerja sama yang baik, seluruh penanganan berhasil diselesaikan tepat pada pukul 16.46 WIB."
According to Sutomo, BPBD personnel and a joint team cut the fallen tree with a chainsaw, then cleared the trunk and branches. The operation involved BPBD Nganjuk, Agisena BPBD Jatim, Damkar Nganjuk, TNI, Polri, volunteers, and local residents.
He confirmed: "Dia memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka atas tumbangnya pohon tersebut." After the cleanup, traffic flow returned to normal.
Sutomo urged residents: "Dia mengimbau masyarakat tetap waspada bila cuaca ekstrem terjadi. Terutama saat hujan disertai angin kencang yang berpotensi menyebabkan pohon tumbang."
The incident shows the importance of rapid coordination among emergency services to maintain road safety during extreme weather.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
