Polda Bali Perbaiki Layanan SIM B1, Fokus Keamanan
Gambar atau konten salah?
Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Bali terus memperbaiki layanan publik, khususnya dalam penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) golongan B1. Layanan ini ditujukan bagi pemohon baru maupun yang ingin memperpanjang SIM. Kepala Seksi SIM Ditlantas Polda Bali, Kompol I Ketut Mastra Budaya, menegaskan bahwa SIM B1 menjadi fokus utama karena sebagian besar pemohon adalah pengemudi angkutan barang dan penumpang. Mereka mengandalkan mata pencaharian dari profesi ini, sehingga kualitas layanan menjadi sangat penting.
Ditlantas Polda Bali memastikan setiap tahap proses ujian dan administrasi berjalan profesional. Petugas tidak mempersulit pemohon, namun tetap menegakkan standar keselamatan berkendara tinggi. “Pelayanan SIM B1 ini sangat erat kaitannya dengan sektor produktif dan ekonomi masyarakat, seperti pengemudi angkutan barang maupun minibus. Oleh karena itu, kami di Ditlantas Polda Bali wajib memberikan pelayanan yang cepat, ramah, dan bebas dari pungutan liar (pungli). Namun, karena ini kendaraan besar, aspek kompetensi dan keselamatan di jalan raya tetap menjadi prioritas utama yang tidak boleh ditawar,” ujar Kasi SIM Ditlantas Polda Bali Kompol I Ketut Mastra Budaya, Selasa (26 Mei 2026).
Ia menambahkan bahwa peningkatan pelayanan ini merupakan bagian dari program transformasi Polri menuju Presisi, yakni Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan. Komitmen tersebut juga mendukung penciptaan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
Untuk kenyamanan masyarakat, Ditlantas Polda Bali menata ruang tunggu yang inklusif. Informasi mekanisme permohonan disajikan secara digital maupun di papan pengumuman. Petugas dilatih untuk melayani dengan senyum, sapa, dan salam. Proses ujian SIM B1 terdiri dari ujian teori berbasis komputer (AVIS) dan ujian praktik berkendara. Instruktur bersertifikasi mendampingi setiap pemohon secara humanis, memberikan edukasi dan arahan sebelum ujian dimulai. Hal ini membantu mengurangi ketegangan pemohon.
Ditlantas Polda Bali juga mengimbau masyarakat agar datang langsung ke Satpas (Satuan Penyelenggara Administrasi SIM) terdekat. Penggunaan jasa perantara atau calo tidak dianjurkan. Semua rincian biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) telah diumumkan secara terbuka. Pembayaran dilakukan langsung melalui mekanisme perbankan resmi.
Dengan kemudahan dan transparansi ini, Ditlantas Polda Bali berharap dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat. Tujuannya adalah melahirkan pengemudi angkutan umum dan barang yang kompeten, disiplin, dan tertib. Hal ini diharapkan dapat mendukung terciptanya Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas di Pulau Dewata.
Kesimpulannya, layanan SIM B1 di Bali dikelola dengan standar tinggi, transparan, dan ramah. Fokus pada keselamatan dan integritas menjadi inti strategi Ditlantas Polda Bali. Dengan pendekatan ini, diharapkan pengemudi profesional dapat beroperasi dengan lebih aman dan teratur di jalan raya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
