Polda Riau Luncurkan Jembatan Merah Putih, Baznas Terhenti

Sari D. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 110 dibaca
Bisik.id
Polda Riau Luncurkan Jembatan Merah Putih, Baznas Terhenti

Gambar atau konten salah?

Pemerintah Provinsi Riau menyatakan dukungannya terhadap inisiatif Polda Riau dalam pembangunan program Jembatan Merah Putih Presisi. Langkah ini dianggap selaras dengan komitmen daerah untuk meningkatkan pelayanan publik melalui infrastruktur.

Dalam pelaksanaannya, Polda Riau memprioritaskan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Semangat kerjasama ini diharapkan menjadi solusi atas kebutuhan akses transportasi publik di wilayah Bumi Melayu Lancang Kuning.

Peran Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menimbulkan perdebatan. Setelah evaluasi, Baznas memutuskan untuk tidak terlibat, mengingat potensi kontroversi publik.

Plt Gubernur SF Hariyanto menegaskan bahwa langkah ini layak dipertahankan dan harus dihadapi dengan bijak. Ia menyoroti contoh baik Polda Riau dalam membangun infrastruktur berbasis kolaborasi lintas sektor, tanpa menambah beban anggaran pemerintah atau dana sosial.

Program ini juga mencerminkan arahan nasional dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kepada Kepala Staf Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Tujuannya mempercepat pembangunan infrastruktur yang memberi dampak langsung bagi masyarakat.

Polda Riau memandang perannya tidak hanya sebagai penegak hukum, melainkan juga sebagai bagian dari solusi untuk mempercepat pemerataan infrastruktur, khususnya di daerah yang masih membutuhkan jembatan dasar.

Selanjutnya, Polda Riau mengapresiasi niat baik Baznas Provinsi Riau yang sempat ingin ikut berkontribusi. Kepala Biro Perencanaan Umum dan Anggaran, Daniel Muharam, menegaskan adanya skema pembiayaan yang cukup dan berkelanjutan, serta dukungan CSR perusahaan dan partisipasi masyarakat.

Namun, Baznas Provinsi Riau resmi membatalkan rencana kontribusi sebesar Rp 3 miliar. Masriadi Hasan, Ketua Baznas, menyatakan keputusan tersebut didasari evaluasi situasi dan respons publik. Ia menekankan pentingnya distribusi dana zakat, infak, dan sedekah secara transparan dan tepat.

Ringkasan: Pemerintah Provinsi Riau mendukung program Jembatan Merah Putih Presisi yang diluncurkan oleh Polda Riau. Program ini melibatkan berbagai stakeholder namun tidak melibatkan Baznas setelah evaluasi. Plt Gubernur SF Hariyanto memuji pendekatan kolaboratif. Program ini didukung oleh arahan nasional untuk percepatan infrastruktur. Baznas memutuskan tidak berkontribusi guna menjaga kepercayaan publik. Polda Riau menekankan peranannya dalam mempercepat pemerataan infrastruktur di daerah kurang terlayani.

Jembatan Merah Putih PresisiPolda RiauPemerintah Provinsi RiauBaznasCSRKolaborasiGotong Royong

Komentar

Memuat komentar...