Polda Sumsel Turunkan MCC di Jalintim Betung untuk Mudik

Arif S. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 42 dibaca
Bisik.id
Polda Sumsel Turunkan MCC di Jalintim Betung untuk Mudik

Gambar atau konten salah?

Polda Sumatera Selatan menurunkan Mobile Command Center (MCC) ke titik kemacetan strategis Jalintim Betung untuk menanggulangi arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah. MCC berfungsi sebagai pusat kendali lapangan yang terintegrasi dengan CCTV real‑time, drone pemantau udara, dan command center digital. Dengan hadir di lokasi, pihak kepolisian tidak hanya memantau, tapi juga mengendalikan lalu lintas secara langsung di titik kritis.

Berbeda dengan pola konvensional, Polda Sumsel mengubah strategi dari pemantauan pasif menjadi kendali aktif berbasis data lapangan. MCC memfasilitasi pengambilan keputusan cepat dan pengarahan personel langsung, sehingga kemacetan dapat diurai tanpa koordinasi panjang.

Kombes M Anis Prasetio Santoso memimpin inspeksi di Simpang Tugu Polwan Betung dan Pasar Betung, Km 68 Jalintim Palembang‑Jambi. Hasil pemantauan menunjukkan kendaraan padat merayap di titik tersebut. Ia menegaskan bahwa MCC mempercepat eksekusi lapangan dan menghilangkan hambatan koordinasi.

“Kami hadir langsung di titik kemacetan, bukan sekadar memantau. Semua keputusan kami ambil berdasarkan data real‑time dari lapangan. Kecepatan respons adalah kunci pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya kepada wartawan.

Penggunaan drone memberikan perspektif udara penting dalam membaca pola kemacetan, sementara CCTV menampilkan visual real‑time, mengidentifikasi titik bottleneck, dan memantau arus kendaraan secara menyeluruh. Kombinasi keduanya menghasilkan analisis lalu lintas berbasis 3‑dimensi, memungkinkan tindakan lebih presisi dan cepat.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Nandang Mu'min Wijaya, menegaskan bahwa langkah ini bagian dari transformasi pelayanan Polri. “Polda Sumsel terus menghadirkan inovasi teknologi dalam pengamanan mudik. Mobile Command Center kami turunkan langsung ke titik kritis agar masyarakat merasakan kehadiran Polri secara nyata dan cepat,” katanya.

Nandang juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan Call Center 110 yang aktif 24 jam. Polda Sumsel mengimbau pemudik mengikuti arahan petugas, menggunakan tol fungsional sebagai alternatif, dan tidak melawan arus untuk mencegah kemacetan.

Ringkasnya, Polda Sumatera Selatan mengimplementasikan Mobile Command Center (MCC) di jalur mudik utama, memanfaatkan CCTV dan drone untuk pengawasan real‑time serta pengendalian lalu lintas aktif. Langkah ini bertujuan mempercepat respons, meminimalkan kemacetan, dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat selama periode mudik.

Polda Sumatera SelatanMobile Command CenterCCTV real-timeDrone pemantau udaraJalintim BetungArus mudikIdul Fitri 1447 Hijriah

Komentar

Memuat komentar...