Polda Sumsel Turunkan MCC di Jalintim Betung untuk Mudik
Gambar atau konten salah?
Polda Sumatera Selatan menurunkan Mobile Command Center (MCC) ke titik kemacetan strategis Jalintim Betung untuk menanggulangi arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah. MCC berfungsi sebagai pusat kendali lapangan yang terintegrasi dengan CCTV real‑time, drone pemantau udara, dan command center digital. Dengan hadir di lokasi, pihak kepolisian tidak hanya memantau, tapi juga mengendalikan lalu lintas secara langsung di titik kritis.
Berbeda dengan pola konvensional, Polda Sumsel mengubah strategi dari pemantauan pasif menjadi kendali aktif berbasis data lapangan. MCC memfasilitasi pengambilan keputusan cepat dan pengarahan personel langsung, sehingga kemacetan dapat diurai tanpa koordinasi panjang.
Kombes M Anis Prasetio Santoso memimpin inspeksi di Simpang Tugu Polwan Betung dan Pasar Betung, Km 68 Jalintim Palembang‑Jambi. Hasil pemantauan menunjukkan kendaraan padat merayap di titik tersebut. Ia menegaskan bahwa MCC mempercepat eksekusi lapangan dan menghilangkan hambatan koordinasi.
“Kami hadir langsung di titik kemacetan, bukan sekadar memantau. Semua keputusan kami ambil berdasarkan data real‑time dari lapangan. Kecepatan respons adalah kunci pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya kepada wartawan.
Penggunaan drone memberikan perspektif udara penting dalam membaca pola kemacetan, sementara CCTV menampilkan visual real‑time, mengidentifikasi titik bottleneck, dan memantau arus kendaraan secara menyeluruh. Kombinasi keduanya menghasilkan analisis lalu lintas berbasis 3‑dimensi, memungkinkan tindakan lebih presisi dan cepat.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Nandang Mu'min Wijaya, menegaskan bahwa langkah ini bagian dari transformasi pelayanan Polri. “Polda Sumsel terus menghadirkan inovasi teknologi dalam pengamanan mudik. Mobile Command Center kami turunkan langsung ke titik kritis agar masyarakat merasakan kehadiran Polri secara nyata dan cepat,” katanya.
Nandang juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan Call Center 110 yang aktif 24 jam. Polda Sumsel mengimbau pemudik mengikuti arahan petugas, menggunakan tol fungsional sebagai alternatif, dan tidak melawan arus untuk mencegah kemacetan.
Ringkasnya, Polda Sumatera Selatan mengimplementasikan Mobile Command Center (MCC) di jalur mudik utama, memanfaatkan CCTV dan drone untuk pengawasan real‑time serta pengendalian lalu lintas aktif. Langkah ini bertujuan mempercepat respons, meminimalkan kemacetan, dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat selama periode mudik.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kebakaran 4 Ha di Bangka Barat Padam dalam 1 Jam pada 3 Juni
Wakil Bupati Iwan Tuaji Laporkan Harta Rp 6,7 Miliar
Pelantikan DPW IAEI Jambi, Gubernur Tekankan Ekonomi Syariah
BMKG: Hujan Ringan di Way Kanan, Lampung Sore Hari
Palembang: Gaji ke-13 ASN 2026, Rp 89 Miliar Alokasi
Evaluasi CFD Palembang: PKL Dikonfigurasikan di Zona Khusus
Berita Terbaru
Kebakaran 4 Ha di Bangka Barat Padam dalam 1 Jam pada 3 Juni
Khutbah Jumat Akhir Tahun: Refleksi dan Muhasabah 1447 H
Curacao masuk Piala Dunia 2026, Chong satu pemain asli
Beasiswa AGRTPS 2026: 5 Slot Buka, Pendaftaran Hingga 18 Juni
BGN Digeledah, Pimpinan Baru Fokus Perbaikan Tata Kelola
AS Pasang Tarif 10‑12,5% ke Barang Indonesia dan 59 Negara
