Polisi Atur Arus Mudik: Fokus Jalan Wisata Sukabumi
Gambar atau konten salah?
Puncak arus mudik Lebaran di wilayah Sukabumi telah melewati titik tertinggi. Kewaspadaan kini dialihkan ke potensi kepadatan di jalur wisata yang diprediksi meningkat setelah hari raya.
Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan, melakukan pemantauan udara dan darat untuk memastikan lalu lintas tetap terkendali. Puncak arus mudik terjadi pada Senin malam, 17 Maret, dan berangsur menurun setelahnya.
Di Kabupaten Sukabumi, beberapa titik potensi kemacetan menjadi sorotan, antara lain Pasar Cibadak, Simpang Ratu, jalan arteri, dan jalur fungsional Tol Bocimi Seksi 3‑Karangtengah. Rudi menegaskan bahwa volume kendaraan di jalur arteri Parungkuda hingga Cibadak masih relatif rendah, meskipun personel tetap siap mengantisipasi lonjakan sewaktu‑waktu.
“Alhamdulillah, mungkin karena arus debit kendaraan yang masuk kecil atau rendah sehingga tidak terlihat kepadatan. Tapi cara‑cara untuk mengatasi kepadatan sudah dilakukan oleh Pak Kapolres Sukabumi dan jajarannya,” ujar Rudi kepada awak media di lokasi, Jumat, 20 Maret 2026.
Menurut data kepolisian, sekitar 7.000 kendaraan telah melintasi jalur fungsional Bocimi Seksi 3. Rekayasa lalu lintas di Simpang Karangtengah, seperti penerapan belok kiri tanpa crossing ke kanan, dinilai efektif menekan potensi macet.
“Di Simpang Karangtengah diberlakukan belok kiri, tidak ada lagi crossing ke kanan. Ini membawa manfaat besar bagi mengatasi kepadatan yang biasa terjadi,” tambahnya.
Menjelang masa libur Lebaran, kepolisian mulai memfokuskan pengamanan di jalur wisata, khususnya menuju kawasan Pelabuhanratu. Salah satu langkah yang disiapkan adalah penerapan sistem one‑way sepenggal.
“Untuk wisata, saya sudah memberikan arahan untuk diterapkan one‑way sepenggal. Kami berkoordinasi dengan Dirlantas, terutama untuk kendaraan dari arah Jakarta. Berdasarkan perhitungan tertentu, akan diberlakukan satu arah ke Simpang Ratu,” jelas Rudi. Namun demikian, penerapan rekayasa lalu lintas tersebut bersifat situasional. Petugas di lapangan akan melihat panjang antrean kendaraan sebelum memberlakukan sistem satu arah.
Kesimpulannya, lembaga kepolisian Sukabumi terus memantau dan menyesuaikan strategi pengendalian lalu lintas, mengutamakan keamanan dan kelancaran arus kendaraan selama masa mudik Lebaran.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
