Polisi Telusuri Mobil MBG Berbahaya di Jalan Magelang
Gambar atau konten salah?
Video yang menunjukkan mobil boks “Makan Bergizi Gratis” (MBG) menggelar ugal-ugalan di jalan‑jalan Kota Magelang beredar di media sosial. Video tersebut diposting pada akun Instagram @magelang_raya sekitar 14 jam yang lalu. Dalam captionnya, penulis menuliskan, “Terpantau mobil box MBG ugal ugalan di jln Pemuda > Jln Sudirman ke arah Artos Magelang. Sempat nyerempet motor dan sangat membahayakan pengguna jalan lainnya. Kamis 02 April 2026 jam 22.00 wib.”
Setelah video itu muncul, polisi di Kota Magelang segera menindaklanjuti. Kasat Lantas Polres Magelang Kota, AKP Ida Lismawati, mengatakan, “Coba kami konfirmasi dulu ke Dishub barangkali masih terekam CCTV-nya karena pelat nomornya tidak jelas.” Ia juga menyebutkan akan menghubungi Kasatlantas Jepara untuk menelusuri kendaraan tersebut.
Kasatlantas Jepara kemudian mengarahkan pihaknya kepada Kanit Gakkum Satlantas Polres Magelang Kota, Ipda Beny Setyo Prawoto. Ia menginformasikan bahwa mobil yang terdeteksi memiliki pelat nomor K 9767 C. Menurutnya, “Mobil tersebut sudah dijual 2 tahun yang lalu. Belum diketahui (pemilik sekarang) karena dijual di bursa mobil.”
Koordinator Wilayah SPPG Kota Magelang, Farhan Firdaus, menegaskan bahwa berdasarkan pencarian, tidak ada SPPG di wilayah Magelang Raya yang memiliki mobil distribusi dengan nomor tersebut. Ia menambahkan, “Sementara ini, berdasarkan penelusuran kami tidak ada SPPG di wilayah Magelang Raya yang memiliki mobil distribusi dengan nopol tersebut, tapi kami dalam pendalaman lagi.”
Koordinator Wilayah SPPI Kabupaten Magelang, Nrangwesthi Widyaningrum, juga menyatakan bahwa ia telah memeriksa semua kendaraan distribusi MBG di wilayah Magelang. Ia berkata, “Terkait mobil ini, semalam saya sudah cek mobil distribusi MBG yang ada di wilayah Magelang, tidak ada dengan plat nomor tersebut.”
Keputusan polisi untuk melacak kendaraan ini menegaskan pentingnya pengawasan lalu lintas di daerah perkotaan. Meskipun mobil tersebut sudah tidak lagi terdaftar, pencarian masih berlangsung untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan nomor plat yang sama. Penelusuran ini juga menunjukkan bahwa koordinasi antar lembaga, seperti Dishub, Satlantas, dan SPPG, tetap menjadi kunci dalam menanggulangi potensi bahaya di jalan raya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
