Polres Bandung Terapkan One-Way di Nagreg Lebaran Mendukung

Kartika D. · 2 min baca · 4 bulan lalu · 74 dibaca
Bisik.id
Polres Bandung Terapkan One-Way di Nagreg Lebaran Mendukung

Gambar atau konten salah?

Polisi di Nagreg, Kabupaten Bandung, terus menerapkan berbagai skema lalu lintas untuk mengurai kepadatan arus mudik Lebaran. Upaya ini bertujuan memastikan perjalanan pemudik tetap aman dan nyaman.

Sejak H‑7 Lebaran, Polresta Bandung sudah menerapkan beberapa rekayasa lalu lintas, salah satunya skema one‑way sepenggal. Skema ini diberlakukan secara situasional ketika kendaraan mulai menumpuk.

Kapolresta Aldi Subartono menjelaskan bahwa skema one‑way sepenggal biasanya dipakai untuk kendaraan yang berarah ke Garut dan Tasikmalaya, dua wilayah utama tujuan pemudik.

Ia menyebut, pada H‑3 (Rabu) kami menerapkan skema tersebut lima kali, dan pada H‑2 (Kamis, 19 Maret 2026) empat kali. Skema ini dipicu oleh kepadatan yang terjadi di Pasar Limbangan, Garut, yang kemudian menimbulkan kepadatan di Cikaledong dan Nagreg.

Menurut Aldi, one‑way sepenggal terbukti cukup efektif dalam mencairkan kepadatan arus kendaraan. Pelaksanaannya melibatkan koordinasi lintas wilayah, termasuk kolaborasi dengan Polres Garut.

Koordinasi juga terus dilakukan dengan jajaran kepolisian lain, seperti Polres Garut dan Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat, guna memastikan kelancaran arus di sepanjang jalur mudik.

Data sampai H‑2 pukul 18.00 WIB mencatat sekitar 118.000 kendaraan telah melintas di jalur tersebut. Angka ini diperkirakan akan terus meningkat hingga malam takbiran.

Meski volume kendaraan tinggi, kepolisian memastikan kepadatan masih dapat diatasi berkat berbagai skema yang diterapkan, yang dinilai lebih matang dibandingkan tahun sebelumnya.

Polisi mempersiapkan 1.733 personel gabungan yang tersebar di 21 pos pengamanan mudik, bekerja 24 jam di sepanjang jalur mudik di Kabupaten Bandung.

Untuk menunjang pelayanan, Polresta Bandung menyiapkan Pos Terpadu Lembur Kaheman di Jalan Raya Nagreg KM 36. Pos ini dapat dimanfaatkan pemudik untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.

Pos ini dipindahkan dari Cileunyi setelah analisa menunjukkan pos sebelumnya tidak efektif mengontrol pemudik. Pergeseran ini bertujuan lebih cepat dan tepat dalam mengurai kepadatan serta memberikan pelayanan kepada pemudik yang melintas.

Ringkasan: Polresta Bandung, melalui Kapolresta Aldi Subartono, menerapkan skema satu‑jalur satu lane dan koordinasi lintas wilayah untuk mengurangi kepadatan mudik Lebaran di Nagreg. Skema ini sudah berhasil mengalirkan ratusan ribu kendaraan secara efektif, dengan dukungan 1.733 personel di 21 pos pengamanan, serta pos istirahat baru di Nagreg untuk memudahkan pemudik.

One Way sepenggalNagregGarutPolresta BandungPasar LimbanganPolda Jawa BaratPos Terpadu Lembur Kaheman

Komentar

Memuat komentar...