PP PBSI Target Final Thomas Cup 2026 dan Semifinal Uber Cup
Gambar atau konten salah?
PP PBSI mengumumkan tujuan untuk kejuaraan Thomas Cup 2026 dan Uber Cup 2026. Ketua Umum, M Fadil Imran, menegaskan bahwa tim putra akan berusaha masuk ke final, sedangkan tim putri berambisi mencapai semifinal.
Fadil menjelaskan bahwa target tersebut disesuaikan dengan peta persaingan dan peringkat dunia yang dirilis BWF. Ia menegaskan, “Target kami tentu kalau melihat hitungan dan ranking yang dikeluarkan oleh BWF, kami di bawah China. Mudah-mudahan di lapangan, Anda tahu semua situasi di lapangan akan banyak faktor. Kami berharap bisa final untuk Thomas, dan mudah-mudahan anak-anak bisa membawa kebanggaan buat semua.”
Di fase grup, Indonesia akan berada di Grup D Thomas Cup bersama Prancis, Thailand, dan Aljazair. Sementara di Uber Cup, tim putri akan ditempatkan dalam satu grup dengan Taiwan, Kanada, dan Australia. Fadil menambahkan, “Kemudian untuk Uber, yang satu grup dengan Kanada, Australia, dan Taiwan, kami berharap bisa mengatasi Kanada dan Australia, lalu kemudian Indonesia bisa lolos ke babak berikutnya. Kami berharap anak-anak (putri) bisa menempuh semifinal.”
Fadil menekankan perbedaan karakter kejuaraan beregu dibandingkan turnamen individu. “Saya selalu memberikan motivasi kepada anak-anak bahwa individu berbeda dengan beregu ya. Atmosfernya sangat jauh berbeda. Jadi kadang-kadang kekompakan, kebersamaan itu menjadi penting dan itu bisa menjadi energi untuk mengalahkan siapa pun,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya semangat juara yang pernah terlihat pada edisi sebelumnya. “Mudah-mudahan tinggal bagaimana mereka, mental mereka dalam tim ini, ya kan. Ini yang kami harapkan mudah-mudahan tahun 2021 ini terulang, saat Hendra menjadi kapten. Mudah-mudahan bisa memenangkan kembali di Denmark,” kata Fadil.
Dengan target realistis, PP PBSI berharap tim Indonesia dapat menunjukkan performa terbaik di kancah internasional. Fokus pada kekompakan, mental, dan strategi grup menjadi kunci utama. Keberhasilan di Thomas Cup dan Uber Cup akan menjadi bukti bahwa Indonesia masih kompetitif meski berada di bawah China dalam peringkat dunia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Dua Wakil Indonesia Tersingkir di 16 Besar Japan Open
Setahun Berpartner, Fajar/Fikri Kembali ke Japan Open
Alwi Farhan Bangkit, Kalahkan Lanier di Japan Open
Lima Wakil Indonesia Bertanding di Japan Open 2026
Putri Kusuma Tak Khawatir Tanpa An Se Young
Fajar/Fikri Kalahkan Popov Bersaudara di Japan Open
