Prabowo & Putin: Kerja Sama Indonesia‑Rusia Berkembang
Gambar atau konten salah?
Pada Senin, 13 April 2026, Prabowo Subianto bertemu dengan Vladimir Putin di Istana Kremlin. Ia menyatakan bahwa kerja sama antara Indonesia dan Rusia sedang berkembang dengan cepat. Video pertemuan tersebut ditayangkan di YouTube Sekretariat Presiden.
"Hampir semua bidang yang kita sepakati beberapa bulan yang lalu mengalami kemajuan yang pesat," dikutip dari siaran YouTube Sekretariat Presiden. Video tersebut menampilkan kedua presiden berinteraksi secara resmi.
Prabowo Subianto menambahkan bahwa meski ada beberapa kendala, ia akan turun tangan langsung mengawasi seluruh proses pelaksanaan kerja sama bilateral antara Indonesia dengan Rusia. Prabowo menegaskan bahwa ia akan memantau setiap langkah.
"Ada satu-dua yang perlu kita percepat, saya akan segera menangani sendiri, terutama antara hubungan moneter di antara kedua pihak, saya akan mengawasi sendiri," tegas Prabowo Subianto. Ia menekankan pentingnya kecepatan dalam proses tersebut.
Pada Desember lalu, Indonesia dan Uni Ekonomi Eurasia (EAEU) berencana menandatangani kesepakatan perdagangan bebas. Melalui kesepakatan ini, banyak komoditas akan dikenai tarif nol. Kesepakatan ini diharapkan dapat memperkuat hubungan ekonomi kedua negara.
Budi Santoso mengatakan, perjanjian dagang baru ini berpotensi akan membuka peluang pasar di negara-negara anggota EAEU yaitu Kazakhstan, Rusia, Armenia, Belarusia, dan Kyrgystan. "Kita bisa masuk ke negara-negara Belarusia dan EAEU terkait produk-produk kita seperti tekstil, produk tekstil, alas kaki, CPO. Ya kita mempunyai potensi pasar yang cukup bagus di sana," kata Budi Santoso. Budi juga menekankan potensi pasar bagi produk tekstil dan alas kaki.
Indonesia‑EAEU FTA akan membuka peluang terhadap lebih dari 90% produk ekspor asal RI bebas dari tarif impor. Produk tersebut mulai dari komoditas perkebunan seperti sawit hingga produk tekstil. Produk-produk tersebut mulai dari komoditas perkebunan seperti sawit hingga produk tekstil.
Selain itu, Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Kemenko Perekonomian RI, Edi Prio Pambudi, bersama Deputi Menteri Pembangunan Ekonomi Federasi Rusia, Vladimir Illichev, menandatangani Protokol Pertemuan ke-7 Working Group on Trade, Investment, and Industry (WGTII) RI‑Rusia pada Kamis, 9 April 2026. Protokol tersebut ditandatangani di ruang pertemuan resmi di Moskwa.
Protokol tersebut memuat kesepakatan, perkembangan kerja sama, dan rencana tindak lanjut di berbagai sektor prioritas. Dokumen ini menjadi acuan implementasi hasil pembahasan teknis dan memastikan keberlanjutan kerja sama. Dokumen ini menjadi landasan bagi pelaksanaan kerja sama teknis.
Substansi protokol mencakup penguatan kerja sama di sektor perdagangan dan investasi, energi terbarukan, pertanian (perikanan, pupuk, minyak kelapa sawit), serta industri prioritas seperti farmasi, kesehatan, metalurgi, kimia, penerbangan, dan infrastruktur. Sektor energi terbarukan mencakup pengembangan tenaga surya dan angin.
Dengan adanya FTA dan protokol kerja sama, kedua negara berharap dapat meningkatkan perdagangan, investasi, dan teknologi di sektor strategis. Kerja sama ini menunjukkan bahwa Indonesia dan Rusia berusaha memperkuat hubungan ekonomi melalui berbagai mekanisme.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kebakaran Rumah di Musim Kemarau, Asuransi Zurich Lindungi
Doni Akbar Tekankan Data Akurat dan Modernisasi Rel Kereta
Rupiah Rp18.000/dolar, Siapkan Barter Filipina Indonesia
PHK Januari-April 2026: Jawa Barat Terbanyak, 5.044 Orang
IHSG Turun 3,48% di Sesi I, Saham Bank Jatuh Signifikan
Prabowo Tegaskan MBG: Tetap Utuh, Tanpa Korupsi, Porsi Aman
Berita Terbaru
Raphinha: Brasil kuat menyerang, butuh pertahanan Piala Dunia
SPMB 2026 Jambi: Mulai 8 Juni, Jalur Afirmasi & Mutasi
Mandian Air Hangat vs Air Dingin: Manfaat bagi Tubuh
Kebakaran Rumah di Musim Kemarau, Asuransi Zurich Lindungi
Trans7 Mengajar Cipasung: Pelatihan Konten Digital Mahasiswa
Cucurella Siap Transfer ke Barcelona, Chelsea Tuntut
Saliba Cedera, Deschamps Pastikan Siap Piala Dunia 2026
Asus ExpertBook Ultra: Laptop Tipis Prosesor Panther Lake
