Prabowo Usulkan Bunga KUR Turun 6% ke 5% untuk Rakyat
Gambar atau konten salah?
Presiden Prabowo Subianto mengusulkan agar bunga kredit usaha rakyat (KUR) turun dari 6 % menjadi 5 %. Kementerian Keuangan sudah menyiapkan anggaran untuk perubahan subsidi bunga tersebut.
Sudarto, Plh. Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan, menjelaskan pada konferensi pers di kantor APBNkita, Jakarta Pusat, Selasa (05 Mei 2026), bahwa besaran subsidi bunga kredit yang ditanggung pemerintah saat ini mencapai Rp 36 triliun. Ia menyebut bahwa anggaran tersebut ditujukan untuk bunga KUR 6 % per tahun.
“Terkait perubahan KUR dari 6 % ke 5 %. Saat ini pagu untuk subsidi bunga Rp 36 triliun,” ujar Sudarto. Ia menambahkan bahwa Kemenkeu sudah menghitung besaran subsidi yang harus ditanggung jika bunga kredit diganti dari 6 % menjadi 5 %. Namun, ia tidak merinci lebih lanjut dan menjanjikan detailnya akan disampaikan dengan segera.
“Perubahan dari 6 persen ke 5 persen sudah kami hitung. segera kami sampaikan,” jelas Sudarto.
Sebelumnya, Prabowo menyoroti besarnya bunga pinjaman bank. Ia mengatakan bahwa dalam satu tahun bunga pinjaman bank bisa mencapai 70 %. “Saudara‑saudara sekalian selama ini rakyat kecil kalau pinjem uang bunganya luar biasa gilanya, betul? Orang kecil pinjem uang bunganya bisa 70 % setahun,” kata Prabowo saat berpidato di acara Hari Buruh Internasional atau May Day di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (01 Juni 2026).
“Saya sudah perintahkan bank‑bank milik Republik Indonesia sebentar lagi kita akan kucurkan kredit untuk rakyat maksimal 5 %,” tuturnya.
Perubahan ini diharapkan dapat mengurangi beban bunga bagi pelaku usaha kecil. Kemenkeu akan menyesuaikan anggarannya agar subsidi bunga KUR dapat dipindahkan dari 6 % menjadi 5 %, sehingga pemerintah dapat menghemat biaya dan memberikan dukungan lebih bagi ekonomi rakyat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Nasabah Maybank: Reksa Dana Jatuh Tempo 2023 Belum Cair
IHSG Sentuh 6.300, Saham Konglomerat Jadi Motor
China Beri Peringkat Utang Tertinggi ke Indonesia
Sandwich Generation: 82,96% Rumah Tangga Masih Bergantung pada Lansia
Bank Mandiri Perkuat Keamanan Siber Digital
Menkeu Bantah Rumor S&P Turunkan Peringkat Indonesia
