Prancis Juara Kecepatan Internet di Antara 4 Semifinalis Piala Dunia
Gambar atau konten salah?
Empat tim yang berhasil menembus semifinal Piala Dunia 2026 ternyata memiliki satu perbedaan besar di luar lapangan: kualitas internet tetap (fixed broadband) mereka. Berdasarkan analisis dari Ookla lewat Speedtest Global Index edisi Mei 2026, Prancis menduduki peringkat teratas dalam hal kecepatan koneksi internet di antara keempat semifinalis.
Data yang dikumpulkan Ookla menunjukkan bahwa Prancis mencatatkan kecepatan unduh (download) median sebesar 352,77 Mbps. Angka ini menjadikannya yang tercepat jika dibandingkan dengan Spanyol, Inggris, dan Argentina. Untuk kecepatan unggah (upload), Prancis mencapai 276,67 Mbps dengan latensi hanya 8 ms.
Di posisi kedua, Spanyol mencatat kecepatan unduh 273,81 Mbps, kecepatan unggah 57,5 Mbps, dan latensi 12 ms. Inggris menyusul di urutan ketiga dengan kecepatan unduh 181,59 Mbps, kecepatan unggah 56,57 Mbps, dan latensi yang sama, yaitu 12 ms. Sementara itu, Argentina menjadi negara dengan internet tetap paling lambat di antara keempat semifinalis. Kecepatan unduh Argentina hanya 115,36 Mbps, dengan kecepatan unggah 77,38 Mbps dan latensi 10 ms.
Perbedaan ini cukup mencolok. Kecepatan internet tetap Prancis tercatat lebih dari dua kali lipat dibandingkan Argentina. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan infrastruktur digital yang signifikan di antara negara-negara yang kini bersaing di panggung sepak bola tertinggi dunia.
Ookla menyusun peringkat ini berdasarkan jutaan pengujian yang dilakukan oleh pengguna melalui Speedtest Global Index sepanjang Mei 2026. Data tersebut digunakan untuk mengukur performa jaringan internet tetap di berbagai negara secara global.
Menariknya, keempat negara ini juga tengah bersaing memperebutkan gelar juara Piala Dunia 2026. Di babak semifinal, Prancis akan berhadapan dengan Spanyol, sementara Inggris akan bertemu Argentina untuk memperebutkan tiket menuju partai final.
Meskipun kecepatan internet tidak memiliki hubungan langsung dengan prestasi di lapangan hijau, data ini memberikan gambaran mengenai kesiapan infrastruktur digital di negara-negara yang kini menjadi empat tim terbaik dunia. Infrastruktur yang kuat, setidaknya di luar stadion, menjadi salah satu indikator perkembangan teknologi di masing-masing negara.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Turki Gantikan Iran, Ancaman Baru bagi Israel
UBTech Rilis Robot Humanoid U1, Teman AI untuk Lawan Kesepian
Meteor Besar Melintas di Langit Jawa
Telkomsel Raih Tiga Penghargaan Global di Denmark
Meta Terancam Denda Rp191 Triliun karena Bikin Kecanduan
Empat Negara Tuntut Meta Denda Rp 22.000 Triliun
Berita Terbaru
Prancis Juara Kecepatan Internet di Antara 4 Semifinalis Piala Dunia
Terowongan MRT Jakarta fase 2A rampung, tembus Stasiun Mangga Besar
DPR Desak Pemerintah Kaji Ulang Investasi Semen
DPRD Desak Audit Total Semua BUMD Jabar
MPLS Gresik Berubah Jadi Panggung Piala Dunia
Wabah Salmonella Mi Instan Terjang 14 Negara Eropa
Legenda Hainan Western Singapura Tutup Usia
166 Ribu Komentar Serbu Akun Sorloth Usai Tak Oper ke Haaland
