Pria 45 Tahun SA Dituduh Bongkar Makam Waliyullah di Wonocolo
Gambar atau konten salah?
Di kawasan Pasar Wonocolo, Kecamatan Taman, Sidoarjo, seorang pria bernama SA berusia 45 tahun, warga Kalijaten, melakukan pembongkaran makam Waliyullah Djiro Joyo Ulomo. Makam itu terletak di Jalan Raya Stasiun Sepanjang dan menjadi pusat perhatian setelah video pembongkaran tersebar di media sosial.
Setelah menerima laporan warga, Polsek Taman segera menindaklanjuti. Iptu Adri Tri Sasongko mengonfirmasi adanya kejadian tersebut dan menegaskan bahwa polisi telah turun ke lokasi untuk memeriksa kerusakan.
"Iya, kami menindaklanjuti adanya pengaduan masyarakat terkait dugaan pembongkaran makam di kawasan Pasar Wonocolo yang viral di media soaial," ujar Adri kepada detikJatim, Senin (20 April 2026).
Di tempat kejadian, polisi menemukan kerusakan pada struktur makam. Material kayu dan puing-puing bongkaran diambil sebagai bukti. Pemeriksaan lebih lanjut menunjukkan bahwa pembongkaran berlangsung secara bertahap.
Menurut saksi, aksi dimulai pada Rabu (15 April 2026) sekitar pukul 22.00 WIB dan berlanjut hingga Jumat (17 April 2026). Polisi kemudian memintai keterangan dari SA.
Dalam interogasi, SA mengaku melakukan pembongkaran karena ia percaya makam tersebut palsu. Ia menyatakan, "Ia mengaku mendapat informasi dari orang tuanya bahwa makam tersebut merupakan buatan dan berisi kitab suci Alquran serta kerangka mainan," jelas Adri.
Polisi juga berkoordinasi dengan pihak Kelurahan Wonocolo untuk menelusuri asal-usul makam. Beberapa tokoh setempat berpendapat bahwa keberadaan makam belum jelas.
"Sampai saat ini kami masih menunggu adanya laporan resmi dari pihak yang merasa sebagai ahli waris makam. Karena asal-usul makam tersebut juga belum diketahui secara pasti," tambah Adri.
Kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh Polsek Taman. Polisi mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang beredar di media sosial sebelum ada kejelasan resmi dari pihak berwenang.
Kejadian ini menyoroti pentingnya verifikasi fakta sebelum menyebarkan informasi. Penegakan hukum dan koordinasi antar lembaga menjadi kunci untuk mengatasi isu yang menimbulkan ketidakpastian di masyarakat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
