Pria Masuk Kandang Kuda Nil di Thailand, Dihukum Tanpa Cedera
Gambar atau konten salah?
Seorang pria di Thailand ditangkap setelah nekat masuk ke kandang kuda nil Moo Deng. Kuda nil mungil ini tidak mengalami cedera.
Menurut Direktur Kebun Binatang Khao Kheow, Narongwit Chodchoy, pria itu masuk ke area kandang pada Selasa malam, 22 March 2026. Pada saat itu, penjaga tidak berada di lokasi dan tidak ada pengunjung lain.
Rekaman CCTV yang beredar di internet menunjukkan pria itu memakai topi kupluk hitam, kacamata hitam, kaus tanpa lengan hijau, dan celana pendek cokelat. Ia mendekati Moo Deng dan induknya, Jona, sambil memegang tablet, seolah‑olah ingin merekam atau mengambil gambar.
Menurut Narongwit, pria tersebut berada di dalam kandang selama satu hingga dua menit sebelum petugas mengetahui kehadirannya. Ia tidak mencoba melarikan diri ketika kebun binatang memanggil polisi.
menjadi viral sejak kelahirannya pada 2024. Popularitasnya melonjak berkat foto dan video yang dibagikan pengasuhnya di media sosial. Sejak itu, banyak wisatawan, baik dari dalam maupun luar Thailand, datang untuk melihat tingkah lucunya.
Polisi awalnya menjerat pria tersebut dengan tuduhan masuk tanpa izin. Proses penyelidikan masih berlangsung, dan kebun binatang berencana menempuh langkah hukum yang tersedia. Identitas pelaku belum diungkap ke publik.
Narongwit menambahkan bahwa pria itu kini telah dibebaskan dengan jaminan. Ia memastikan Moo Deng dan Jona dalam kondisi aman karena tidak ada kontak fisik yang terjadi.
Dalam pernyataan resmi yang diunggah melalui akun media sosial kebun binatang, disebutkan bahwa kedua hewan sempat terkejut akibat kejadian tersebut. Saat ini, keduanya berada dalam pemantauan ketat tim dokter hewan.
Pihak kebun binatang juga mengingatkan pengunjung untuk mematuhi aturan yang berlaku. “Mengikuti semua aturan dan instruksi dari staf dengan ketat demi keselamatan mereka sendiri dan satwa liar,” demikian imbauan yang disampaikan.
Kebun Binatang Khao Kheow terletak sekitar 100 kilometer di tenggara Bangkok. Area tersebut memiliki luas sekitar 800 hektare dan menjadi rumah bagi lebih dari 2.000 satwa.
Insiden ini menyoroti pentingnya pengawasan keamanan di area satwa, sekaligus menunjukkan bahwa tindakan tidak terduga dapat memicu respons hukum yang cepat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Empat Anakan Harimau Sumatra Lahir di Taman Safari Prigen
Bandara Husein Sastranegara Dipertimbangkan Rute Luar Jawa
Trans Luxury Hotel Surabaya Buka, Soft Opening Rp999.000
Jatiluwih: Turis Asia Domestik Naik, Barat Turun Pasar Konflik
Pendaki Terjatuh di Gunung Semeru, Evakuasi Sempat Lama
Allo PayLater dan Allo Prime Diskon 20% di Trans Studio
Berita Terbaru
Pria 65 Tahun di Klampok Lor Berhenti Hidup, Kembali Mati
Persebaya Penasaran Ramadhan Sananta, Bebas Transfer
Rasa Terbakar Dada: Penyebab Utama dan Tanda Peringatan
Minum 3‑4 Cangkir Kopi Bisa Perlambat Penuaan 5 Tahun
Empat Anakan Harimau Sumatra Lahir di Taman Safari Prigen
Operasi Patuh 2026: 14 Hari Tepatkan Lalu Lintas Nasional
Vlahovic Bebas: Arsenal Tertarik, Juventus Tak Berikan Kontrak
Fabiola Elizabeth Tersangka Penipuan Online Internasional
