PSG Diberi Istirahat Liga 1, Konate Iri Premier League
Gambar atau konten salah?
Ibrahima Konate, bek Liverpool, menunjukkan rasa iri ketika Paris Saint-Germain mendapat waktu istirahat dari Ligue 1. Penundaan ini memungkinkan PSG menyiapkan diri lebih baik untuk perempat final Liga Champions.
Sebelum leg pertama perempat final Liga Champions dimulai pekan ini, PSG sudah diberi kelonggaran oleh Ligue 1. Duel melawan Lens, yang semula dijadwalkan pada Sabtu, 11 April 2026, digeser ke bulan Mei. Dengan demikian, PSG dapat memfokuskan energi pada pertandingan melawan Liverpool pada 8 April 2026 dan 14 April 2026.
PSG telah memenangkan laga pertama di kandang sendiri dengan skor 2-0. Mereka akan bertamu ke Anfield pekan depan, siap menghadapi Liverpool dengan kondisi lebih bugar karena tidak harus bertanding di akhir pekan.
Penundaan ini tampaknya tidak disukai Lens, yang merasa PSG mendapatkan keuntungan. Namun, Ligue 1 memutuskan langkah ini demi kebaikan sepak bola Prancis. Hasil PSG di Liga Champions dapat meningkatkan koefisien Ligue 1 di peringkat UEFA.
PSG bukan satu-satunya tim yang mendapat kelonggaran. Strasbourg juga tidak akan bermain akhir pekan ini, sehingga dapat fokus menghadapi Mainz 05 di perempat final Conference League.
Konate, yang berasal dari Prancis, menilai bahwa hal serupa seharusnya juga diterapkan di Premier League. “Saya berharap kami di Premier League juga mendapat hal yang sama, tetapi situasinya sangatlah berbeda,” katanya kepada jurnalis. “Dalam satu sisi, saya senang untuk mereka, karena ini bagus untuk mereka, dan saya pikir pihak liga telah membantu mereka untuk memenangkan sesuatu di Liga Champions.”
Konate menegaskan, “Saya berharap Premier League akan melakukan hal yang sama di masa depan untuk tim-tim yang bermain di Liga Champions juga. Mengapa tidak musim ini?”
Liverpool masih harus menghadapi Fulham pada Sabtu sebelum menjamu PSG. Kedua laga ini digelar di Anfield, memberi Liverpool kesempatan untuk menyimpan tenaga dari perjalanan tandang yang melelahkan.
Situasi ini menyoroti bagaimana penjadwalan liga dapat mempengaruhi persaingan di tingkat klub. Keputusan Ligue 1 menunjukkan bahwa fleksibilitas jadwal dapat membantu tim mencapai prestasi lebih tinggi, sementara Premier League masih mempertimbangkan pendekatan serupa.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Persebaya Penasaran Ramadhan Sananta, Bebas Transfer
Vlahovic Bebas: Arsenal Tertarik, Juventus Tak Berikan Kontrak
Curacao masuk Piala Dunia 2026, Chong satu pemain asli
Martinez: Pensiun Bila Argentina Raih Gelar Dunia Kedua
Vlahovic Lepas dari Juventus, Cari Klub Baru Luar Italia
Florentino Perez Kampanye Presiden Real Madrid dengan Mourinho
Berita Terbaru
Pria 65 Tahun di Klampok Lor Berhenti Hidup, Kembali Mati
Persebaya Penasaran Ramadhan Sananta, Bebas Transfer
Rasa Terbakar Dada: Penyebab Utama dan Tanda Peringatan
Minum 3‑4 Cangkir Kopi Bisa Perlambat Penuaan 5 Tahun
Empat Anakan Harimau Sumatra Lahir di Taman Safari Prigen
Operasi Patuh 2026: 14 Hari Tepatkan Lalu Lintas Nasional
Vlahovic Bebas: Arsenal Tertarik, Juventus Tak Berikan Kontrak
Fabiola Elizabeth Tersangka Penipuan Online Internasional
