PSG Kalahkan Bayern 5-4, Rekor Gol Semifinal UCL 2026
Gambar atau konten salah?
29 April 2026 di Parc des Princes, Paris, menjadi saksi pertandingan semifinal Liga Champions antara Paris Saint-Germain dan Bayern Munich. Pertandingan dimulai dini hari WIB, menambah ketegangan di antara dua tim elit.
Sejak detik pertama, kedua tim bermain terbuka. Harry Kane membuka skor bagi Bayern lewat tendangan penalti, membuat Bayern Munich unggul 1-0. Namun, Paris Saint-Germain segera membalik keadaan. Khvicha Kvaratskhelia dan Joao Neves menambah gol, menempatkan PSG di depan 2-1.
Di menit ke-41, Michael Olise menyamakan kedudukan, membuat skor menjadi 2-2. Saat injury time, Ousmane Dembele mencetak gol penalti, membawa PSG unggul 3-2 sebelum turun minum. Dengan demikian, 5 gol tercipta di babak pertama, menandai rekor semifinal pertama dengan jumlah tersebut.
Paruh kedua dimulai dengan semangat tinggi. Khvicha Kvaratskhelia menambah gol kedua, sementara Ousmane Dembele menambah satu lagi, membuat PSG memimpin 5-2. Namun, Bayern Munich tidak tinggal diam. Dayot Upamecano dan Luis Diaz masing‑masing mencetak gol, menutup skor akhir 5-4 untuk kemenangan Les Parisiens.
"One of the greatest matches you'll ever see 💙#UCL" pic.twitter.com/5665ru9QL4
Berbagai rekor tercipta menurut laman resmi UEFA:
- Semifinal pertama dengan 5 gol di babak pertama.
- Brace Khvicha Kvaratskhelia menjadi pencetak gol terbanyak di fase gugur musim ini, total 9 gol.
- Perlombaan ini menampilkan total 9 gol di keseluruhan pertandingan, hanya satu gol di bawah rekor 10 gol pada perempat final 2020.
- Gol Khvicha Kvaratskhelia menambah totalnya menjadi 10 gol, menyamai rekor Zlatan Ibrahimovic di Paris pada musim 2013/14.
- Hanya 4 pertandingan dalam sejarah Liga Champions yang mencetak lebih banyak gol, seperti kemenangan Borussia Dortmund 8-4 atas Legia Warszawa pada grup 2016/17.
- Prestasi ini menandai kemenangan ke-100 Paris di Liga Champions, menjadikan mereka tim Prancis pertama mencapai angka tersebut.
Semifinal ini tidak hanya menjadi pertarungan taktis, tetapi juga menampilkan sejarah yang kaya. Setiap gol, setiap penalti, dan setiap rekor menambah lapisan cerita bagi kedua klub. Dengan hasil 5-4, Paris Saint-Germain melanjutkan perjalanan mereka ke final, sementara Bayern Munich harus memikirkan strategi baru. Pertandingan ini menegaskan betapa kompetitifnya fase gugur Liga Champions, dan menandai PSG sebagai tim Prancis pertama yang mencapai 100 kemenangan di kompetisi tersebut.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Persebaya Penasaran Ramadhan Sananta, Bebas Transfer
Vlahovic Bebas: Arsenal Tertarik, Juventus Tak Berikan Kontrak
Curacao masuk Piala Dunia 2026, Chong satu pemain asli
Martinez: Pensiun Bila Argentina Raih Gelar Dunia Kedua
Vlahovic Lepas dari Juventus, Cari Klub Baru Luar Italia
Florentino Perez Kampanye Presiden Real Madrid dengan Mourinho
Berita Terbaru
Pria 65 Tahun di Klampok Lor Berhenti Hidup, Kembali Mati
Persebaya Penasaran Ramadhan Sananta, Bebas Transfer
Rasa Terbakar Dada: Penyebab Utama dan Tanda Peringatan
Minum 3‑4 Cangkir Kopi Bisa Perlambat Penuaan 5 Tahun
Empat Anakan Harimau Sumatra Lahir di Taman Safari Prigen
Operasi Patuh 2026: 14 Hari Tepatkan Lalu Lintas Nasional
Vlahovic Bebas: Arsenal Tertarik, Juventus Tak Berikan Kontrak
Fabiola Elizabeth Tersangka Penipuan Online Internasional
