PSIM Yogyakarta Menang 2-1 atas Madura United di Sultan Agung

Sigit W. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 92 dibaca
Bisik.id
PSIM Yogyakarta Menang 2-1 atas Madura United di Sultan Agung

Gambar atau konten salah?

17 Mei 2026 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Madura United menelan kekalahan 2-1 melawan PSIM Yogyakarta. Skor akhir menandai kemenangan PSIM dengan dua gol, sementara Madura United hanya mencetak satu.

Gol pertama Madura United datang dari Junior Brandao pada paruh kedua. Gol kemenangan PSIM diikuti oleh Riyatno Abiyoso dan M. Iqbal, menutup pertandingan dengan keunggulan satu gol.

Permainan berlangsung sangat sengit. Kedua tim menampilkan tempo tinggi, berusaha menekan satu sama lain. Pada babak pertama, Madura United tampak tertekan, namun mereka menunjukkan ketangguhan di babak kedua. Meskipun tidak berhasil membawa pulang poin, pemain tetap berjuang hingga akhir.

Pelatih Rakhmad Basuki mengapresiasi semangat juang pemainnya. Ia mengatakan, “Pertandingan yang luar biasa. Intensitasnya sangat tinggi. Kami ucapkan selamat kepada PSIM yang malam ini dapat tiga poin. Saya juga apresiasi sangat tinggi kepada pemain kami yang tidak berhenti berjuang sampai menit terakhir.”

Pemain Madura United, Ilhamsyah, menilai pertandingan sangat menarik karena kedua tim sangat ingin menang. Ia menyatakan, “Pertandingan berjalan sangat menarik ya, saling menyerang, saling counter attack, mungkin PSIM lebih beruntung daripada Madura United.”

Setelah hasil ini, Madura United berada di peringkat ke-32, hanya satu poin di atas Persis Solo yang mengintai. Kejaran degradasi belum terhindar, dan nasib klub akan ditentukan pada pekan terakhir kompetisi melawan PSM Makassar.

Dengan skor ini, Madura United harus memperbaiki performa di sisa musim. Kemenangan PSIM menambah tekanan pada klub, sementara Madura United harus menyesuaikan strategi agar tidak terjerat di zona degradasi. Performa pemain dan keputusan pelatih akan menjadi kunci untuk mengubah arah musim ini.

Madura UnitedPSIM YogyakartaStadion Sultan AgungJunior BrandaoRakhmad BasukidegradasiPersis Solo

Komentar

Memuat komentar...