PT Agrinas Beli 160 Ribu Kendaraan 4x4 Impor Indonesia

Agus P. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 81 dibaca
Bisik.id
PT Agrinas Beli 160 Ribu Kendaraan 4x4 Impor Indonesia

Gambar atau konten salah?

Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, menjelaskan bahwa program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih memerlukan 160 ribu unit kendaraan operasional. Semua kendaraan tersebut diimpor karena belum ada produksi lokal 4x4.

Joao mengatakan, “ratusan ribu unit kendaraan ini diimpor dari tiga negara produsen otomotif, seperti India, Jepang, dan China.” Ia menambahkan, “Semua mobil yang ada di sini kan secara ini kalau 4x4 semuanya full import. Nggak ada yang pembuatan lokal tidak ada,” ketika ditemui di kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta Pusat, Selasa (31 Maret 2026).

India menjadi pemasok terbesar. Dari total 160 ribu unit, 105 ribu unit sudah dikeluarkan. 35.000 unit di antaranya adalah Scorpio pickup dari Mahindra & Mahindra. Sisanya, 70.000 unit, didatangkan oleh Tata Motors: 35.000 pickup Yodha dan 35.000 pikap Ultra T.7 Light Truck.

Jepang juga terlibat. Joao menyebutkan, “160 ribu itu terdiri dari 13.600 itu dari Jepang atau dari Mitsubishi. 10.000 dari Hino dari Jepang, 900 dari Isuzu dari Jepang.” Dari China, 13.000 unit berasal dari Foton, sementara sisanya kembali dari India.

Pengadaan ini mengikuti Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Fisik Gerai dan Kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Joao menegaskan, “Kan anggarannya sudah dikeluarin Rp 200 triliun,” menandakan dana tersebut sudah dialokasikan.

Dengan strategi impor ini, PT Agrinas Pangan Nusantara berupaya memenuhi kebutuhan kendaraan 4x4 untuk mendukung operasional koperasi di desa dan kelurahan. Langkah ini menyoroti ketergantungan pada produsen luar negeri karena keterbatasan produksi lokal, sekaligus menunjukkan skala investasi besar yang dialokasikan untuk infrastruktur koperasi.

Koperasi Desa Merah PutihKendaraan 4x4PT Agrinas Pangan NusantaraImpor kendaraanMahindra & MahindraTata MotorsFoton

Komentar

Memuat komentar...