Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026: Ibadah pada 8 & 9 Dzulhijjah

Yanto K. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 102 dibaca
Bisik.id
Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026: Ibadah pada 8 & 9 Dzulhijjah

Gambar atau konten salah?

Di bulan Dzulhijjah, umat Islam memiliki peluang besar untuk menambah pahala. Salah satu ibadah sunnah yang dapat dilakukan sebelum Idul Adha adalah puasa Tarwiyah dan puasa Arafah.

Tarwiyah dilaksanakan pada hari kedelapan Dzulhijjah, sedangkan Arafah pada hari kesembilan. Menurut keputusan sidang isbat penetapan awal Dzulhijjah, 1 Dzulhijjah jatuh pada Senin, 18 Mei 2026. Dengan demikian, 8 dan 9 Dzulhijjah bertepatan dengan 25 dan 26 Mei 2026. Pada malam 24 Mei 2026, para muslim sudah dapat berniat puasa Tarwiyah.

Puasa Tarwiyah disunnahkan sebagai bentuk peringatan atas ketaatan Nabi Ibrahim AS ketika menjalankan perintah Allah SWT. Kata “Tarwiyah” sendiri berarti merenung atau berpikir. Ibadah ini mengajak kita untuk merenungi nilai-nilai keimanan dan kesabaran.

Sementara itu, puasa Arafah dianjurkan bagi mereka yang belum mampu melaksanakan ibadah haji. Hari 9 Dzulhijjah merupakan puncak pelaksanaan haji, yakni wukuf di Padang Arafah. Bagi yang sedang beribadah haji, puasa Arafah tidak disunnahkan bahkan dianggap makruh.

Berikut keutamaan kedua puasa tersebut:

  1. Puasa Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang. “Puasa Arafah bisa menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang,” (HR. Muslim).
  2. Memberi keistimewaan tersendiri di sisi Allah SWT.
  3. Mendapat pahala bila dilakukan dengan khusyuk dan diniatkan sebagai ibadah kepada Allah.
  4. Melatih diri menahan lapar dan haus walaupun bukan di bulan Ramadan.
  5. Menjadikan tubuh lebih sehat karena proses detoks secara alami.
  6. Persiapan menyambut Idul Adha yang diperintahkan untuk bersuka cita, dan menikmati makan minum dengan khidmat.

Untuk melaksanakan puasa Tarwiyah dan Arafah, niat dilakukan pada malam hari sebelum fajar. Berikut contoh bacaan niatnya:

1. Puasa Tarwiyah
نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Arab Latin: Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillâhi ta'âlâ.
Artinya: “Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah ta'ala.”

2. Puasa Arafah
نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Arab Latin: Nawaitu shauma arafata sunnatan lillâhi ta'âlâ.
Artinya: “Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah ta'ala.”

Setelah niat, sahur diambil sebelum fajar, dan puasa diakhiri dengan berbuka saat matahari terbenam. Menjaga niat tetap khusyuk dan menyiapkan tubuh dengan sahur yang seimbang membantu mencapai manfaat maksimal.

Dengan memahami jadwal dan keutamaan puasa Tarwiyah serta Arafah, para muslim dapat memaksimalkan ibadah di bulan Dzulhijjah. Menetapkan niat sejak malam 24 Mei 2026 dan melaksanakan sahur akan menyiapkan diri untuk menunaikan dua ibadah sunnah yang penuh pahala menjelang Idul Adha.

Puasa TarwiyahPuasa ArafahDzulhijjahIdul AdhaNiat puasaPahalaDetoksHaji

Komentar

Memuat komentar...