Pulau Kabaruan: Pantai dan Gua Arkeologi di Talaud

Dani L. · 1 min baca · 7 hari lalu · 52 dibaca
Bisik.id
Pulau Kabaruan: Pantai dan Gua Arkeologi di Talaud

Gambar atau konten salah?

Kepulauan Talaud terletak di ujung utara Indonesia, berdekatan dengan Filipina. Salah satu pulau terbesar di sana adalah Pulau Kabaruan. Untuk sampai ke sana, wisatawan biasanya naik speedboat bermesin 40 PK. Perjalanan memakan waktu 45 menit dari Pelabuhan Melonguane.

Pantai Pulau Kabaruan menampilkan pasir putih halus dan air berwarna biru jernih. Dari kejauhan, daun kelapa bergoyang lembut, seolah menyambut pengunjung. Kondisi pantainya yang stabil dan gelombang yang konsisten membuatnya menjadi tempat surfing yang cocok bagi pemula. Airnya langsung menghadap Samudera Pasifik, memberi rasa petualangan tersendiri.

Selain pantai, pulau ini juga dikenal sebagai penghasil pala. Di sepanjang jalan desa beraspal, warga menjemur biji pala. Foto yang diambil oleh Hari Suroto menampilkan proses penjemuran di tepi jalanan desa.

Di sisi timur Desa Pangeran, sekitar 2,5 kilometer dari pusat desa, terdapat situs arkeologi yang disebut Liang Buida atau Gua Buide. Untuk mencapai gua, pengunjung dapat naik sepeda motor atau mobil, lalu berjalan kaki melalui setapak di kebun kelapa. Gua ini pernah menjadi hunian prasejarah. Penemuan artefak di dalamnya, seperti pecahan gerabah, alat batu, tulang, dan perhiasan kerang, menunjukkan aktivitas manusia pada masa lalu. Sisa-sisa makanan, seperti kulit kerang laut, siput darat, dan tulang binatang, juga ditemukan.

Penulis, Hari Suroto, bekerja di Balai Pelestarian Kebudayaan Sulawesi Utara.

Secara keseluruhan, Pulau Kabaruan menawarkan kombinasi alam, budaya, dan sejarah. Dari pantai yang menawan hingga situs arkeologi yang kaya, pulau ini menjadi destinasi menarik bagi pecinta alam dan sejarah.

Kepulauan TalaudPulau KabaruanPantai Pasir PutihSurfing PemulaPalaGua BuideArkeologi Prasejarah

Komentar

Memuat komentar...