Puluhan siswa pingsan karena kegagalan senam di Pamekasan

Lia N. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 69 dibaca
Bisik.id
Puluhan siswa pingsan karena kegagalan senam di Pamekasan

Gambar atau konten salah?

Pamekasan, 24 Mei 2026 – Puluhan siswa di Kabupaten Pamekasan dilaporkan pingsan saat mengikuti Senam Anak Indonesia Hebat di stadion setempat. Acara ini menampung lebih dari 24.114 murid PAUD hingga SMP.

Sejak pukul 05.00 WIB, para siswa sudah berdatangan di stadion, didampingi guru dan orang tua. Mereka mengenakan seragam olahraga masing‑masing, menunggu dengan sabar. Meskipun acara dijadwalkan mulai pukul 06.30 WIB, pelaksanaan baru dimulai sekitar pukul 07.48 WIB.

Keterlambatan ini membuat peserta menunggu cukup lama di bawah terik matahari. Akibatnya, puluhan siswa dilaporkan pingsan. Beberapa anak langsung dipindahkan ke ruang khusus, sementara yang lain mendapatkan penanganan medis darurat di ambulans yang disiagakan di sekitar stadion.

“Kasihan anak‑anak, banyak yang pingsan. Acara tidak mulai‑mulai, tuh dirawat di ruang sana, pinggir stadion,” keluh salah satu orang tua murid yang ikut mendampingi anaknya.

Kegiatan ini diinisiasi sebagai bagian dari kampanye nasional untuk menciptakan generasi emas yang sehat, cerdas, dan berkarakter. Sebelum acara dimulai, para siswa juga sempat dihibur dengan berbagai pentas seni.

Acara tersebut turut dihadiri Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, yang disambut antusias ribuan peserta. Namun, karena cuaca terik, sebagian besar peserta langsung membubarkan diri, bahkan sebelum sambutan menteri disampaikan.

“Gimana lagi, panasnya begini. Kasihan anak‑anak. Ramainya seperti ini, mereka jenuh, panas, campur aduk,” ujar Hendra, salah satu pendamping siswa.

Selain itu, persoalan kebersihan juga menjadi sorotan. Banyak sampah terlihat berserakan di area stadion setelah ribuan peserta meninggalkan lokasi. “Sehat‑sehat ya juru kebersihan,” celetuk salah seorang pengunjung saat melihat kondisi halaman stadion yang dipenuhi sampah.

Peristiwa ini menyoroti pentingnya persiapan dan pengelolaan acara olahraga di luar ruangan, terutama terkait suhu tinggi dan kepadatan peserta. Keterlambatan memaksa peserta menunggu di bawah terik matahari, yang berkontribusi pada pingsan puluhan siswa. Akibatnya, perlunya evaluasi prosedur keamanan dan kebersihan di acara berskala besar menjadi hal yang tak terelakkan.

pingsan siswasenam anak Indonesia hebatcuaca terikketerlambatan acaraambulanskebersihan stadionkegiatan kampanye nasional

Komentar

Memuat komentar...