Purbaya: MBG & KDMP Bisa Dipertahankan Defisit <3% Indonesia

Ayu W. · 2 min baca · 1 jam lalu · 28 dibaca
Bisik.id
Purbaya: MBG & KDMP Bisa Dipertahankan Defisit <3% Indonesia

Gambar atau konten salah?

Denpasar, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengutarakan penjelasan tentang dua program utama, Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), yang dikritik menambah beban fiskal negara.

Ia menegaskan bahwa kedua program tersebut tidak memberi tekanan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menurutnya, program-program ini dirancang secara fleksibel, membuka ruang efisiensi anggaran sebagaimana yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto.

Pada 06 Juni 2026, ia mengutarakan: "Itu kan program itu fleksibel, MBG kan fleksibel. Anda lihat sendiri kan, Presiden amat fleksibel, di mana ketika diperlukan efisiensi, efisiensi dilakukan,"

Purbaya juga menyebut lembaga penilai kredit global, S&P Ratings, yang tidak mempersoalkan program tersebut. Ia optimis defisit APBN masih di bawah 3 persen meski program-program tersebut berjalan.

"Waktu saya ketemu S&P terakhir, dia tidak merebutkan itu sebetulnya. Cuma dia meributkan, mempertanyakan, atau mengkhawatirkan sentimen negatif yang ada di market, itu saja,"

"Tapi kalau fondasinya, nggak ada masalah. Termasuk program-program itu nggak dipertanyakan. Karena kita bisa yakinkan bahwa dengan program itu pun, defisit bisa kita pertahankan di 3 persen,"

Ia menolak anggapan bahwa MBG tidak fleksibel, menegaskan bahwa kondisi fiskal tetap kuat di tengah risiko kenaikan harga minyak dunia dan program MBG terus berjalan.

"Misalnya harganya minyak tinggi, itu bisa dikendalikan sesuai dengan yang dibutuhkan. Jadi kan tadinya anggapannya MBG nggak fleksibel, yang lain nggak fleksibel. Saya kasih ke S&P, yang ini bisa di-adjust, yang ini bisa di-adjust,"

"Jadi enggak usah takut tentang kondisi fiskal kita. Semuanya kita bisa lihat, kita bisa atur, kita bisa kendalikan,"

Dengan penjelasan ini, Purbaya menegaskan keyakinan bahwa program-program tersebut dapat dikelola tanpa merusak stabilitas fiskal, berlandaskan fleksibilitas dan kepercayaan pada target defisit di bawah 3 persen.

Makan Bergizi GratisKoperasi Desa Merah PutihAPBNdefisit 3 persenS&P RatingsPrabowo Subiantofleksibilitas fiskalharga minyak dunia

Komentar

Memuat komentar...