Purbaya: Tokopedia Dikuasai China di Indonesia, Harus Dibalik
Gambar atau konten salah?
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa ia menikmati sesi live TikTok anaknya. Saat berbincang, Purbaya menyinggung keluhan netizen tentang dominasi pasar e‑commerce, khususnya Tokopedia, yang sebagian besar sahamnya dipegang perusahaan China.
Ia menyebutkan bahwa 75 persen saham Tokopedia dimiliki oleh Bytedance, induk perusahaan TikTok, sementara 25 persen tersisa dimiliki oleh PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Purbaya menilai bahwa dominasi tersebut memberi keuntungan langsung kepada China.
Setelah melaksanakan sholat Idul Fitri di Masjid Salahuddin, Kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP) di Kementerian Keuangan, Jakarta, Sabtu, 21 Maret 2026, ia menyatakan bahwa jika dominasi ini terus berlanjut, pasar Indonesia akan semakin terbuka bagi China. “Digitalisasi seperti ini seolah‑olah membuka pintu pasar langsung ke China,” tutur Purbaya.
Ia juga menginformasikan bahwa saat ini sedang meneliti potensi perusahaan dalam negeri yang dapat menyaingi kekuatan perusahaan China di sektor e‑commerce. “Saya sedang memikirkan apakah ada perusahaan domestik yang bisa dihidupkan kembali untuk menjadi kompetisi di pasar domestik, termasuk marketplace,” jelas Purbaya.
Dengan demikian, Purbaya menegaskan komitmen pemerintah untuk mengevaluasi dan menguatkan posisi perusahaan Indonesia dalam industri digital, mengingat pentingnya menjaga kedaulatan pasar dalam era globalisasi.
Ringkasan: Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi keluhan tentang dominasi perusahaan China di e‑commerce, khususnya Tokopedia. Ia menyoroti kepemilikan saham Tokopedia oleh Bytedance dan GOTO, serta menegaskan pentingnya menguatkan perusahaan domestik untuk menjaga kedaulatan pasar Indonesia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
IHSG menutup di zona negatif, turun 4,11%; global merosot
Moody's Atur Peringkat Baa2 Negatif untuk Danantara Investasi
PPh Final 0,5% Permanen, PT Non‑Perorangan Dikeluarkan
KAI Butuh Rp1,2 Triliun & 8.000 Petugas Perlintasan Sebidang
Dolar AS Beruat Rp 18.000, Rupiah Terdampak Kuat Pada Hari
Pedagang Valas Kaki Lima di Jalan Kwitang Terima Dolar Rusak
Berita Terbaru
Kobra Jawa Didampingi Relawan Dilepas dari Rumah di Klaten
Mourinho Setuju Kembali ke Real Madrid jika Perez Terpilih
IHSG menutup di zona negatif, turun 4,11%; global merosot
Sumsel Hormati Keputusan Presiden Makan Bergizi Gratis
Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir TJU
Bandara Adisutjipto Tak Perlu Direaktivasi, YIA Cukup
Scammer Solo Baru Target Warga AS, Polda Jawa Tengah
