Puting Beliung Menerjang Desa Mekarsari, 22 Rumah Rusak

Andi B. · 3 min baca · 3 bulan lalu · 82 dibaca
Bisik.id
Puting Beliung Menerjang Desa Mekarsari, 22 Rumah Rusak

Gambar atau konten salah?

Angin puting beliung menerjang puluhan rumah di Desa Mekarsari, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung pada Senin, 30 Maret 2026. Dampaknya, sejumlah rumah mengalami kerusakan berat hingga ringan.

Pada Selasa, 31 Maret 2026, petugas gabungan sudah membersihkan material sisa terjangan angin. Beberapa warga terlihat sibuk memperbaiki genting rumah mereka. Material papan reklame yang sempat roboh sudah dievakuasi ke tempat aman. Aktivitas warga di lokasi mulai berangsur normal kembali.

Kepala Urusan (Kaur) Perencanaan Desa Mekarsari Ujang Fuad Hasbi mengatakan proses pembersihan masih berlangsung. Pembersihan dilakukan secara gotong royong oleh petugas gabungan dan warga sekitar.

"Pembersihan kemarin langsung dilakukan. Dari Polsek juga turun membawa gergaji mesin (chainsaw), soalnya ada pohon yang tumbang juga. Tadi juga ada bantuan lagi dari Brimob untuk pembersihan," kata Ujang saat ditemui di lokasi, Selasa, 31 Maret 2026.

Ujang mengungkapkan, saat peristiwa terjadi, kondisi cuaca di sisi utara nampak mendung, sementara di sisi selatan cerah. Pertemuan dua kondisi cuaca tersebut terjadi tepat di lokasi pusaran angin.

"Jadi memang kondisinya tidak hujan," katanya.

Menurutnya, pusaran angin awalnya terlihat dari arah utara di wilayah RW 10. Angin kemudian menerjang permukiman di RW 05 hingga menumbangkan pohon di wilayah RW 03.

Lalu ada satu rumah atas nama Bapak Purnama Taufan itu atapnya semuanya terbang. Lanjut ke RW 09. Di RW 09 sama, ada 4 rumah juga yang terdampak.

Ujang menyebut dampak kerusakan paling masif terjadi di wilayah RW 05. Di sana, terdapat delapan rumah warga serta fasilitas publik seperti Poskesdes, SDN Cibodas, dan TPST (Tempat Pembuangan Sampah).

"Ini yang paling terdampak sangat besar di wilayah RW 05. Di sini ada 8 rumah dan fasilitas umum Poskesdes, Pak, terdampak juga," ucapnya.

Kalau fasilitas SDN Cibodas hanya ratusan genteng yang mengalami kerusakan. Dari semalam juga BPBD dan Tagana sudah turun melakukan pembersihan material,

Dia menyebutkan, total ada 22 rumah yang mengalami kerusakan, dengan rincian empat unit rusak berat dan 18 unit rusak ringan.

"Mungkin kalau dikategorikan rusak berat karena memang atapnya yang kena ya, nggak ada yang sampai roboh juga rumahnya, ada sekitar ada 4 rumah, sisanya rusak ringan," kata Ujang.

Bencana angin puting beliung tersebut melanda dalam waktu yang singkat. Saat peristiwa terjadi, sejumlah warga sempat menyelamatkan diri.

"Enggak sampai 10 menit, sekitar 7 menit. Karena kebetulan saya sedang mengantar juga, ketemu pusaran itu di RW 09. Pulang dari mengantar, datang ke sini ini udah ambruk semua. Warga yang itu malah berlarian ke jalan setelah angin lewat ya. Pas ada angin itu di dalam rumah semua," ucap Ujang.

Ujang menuturkan, peristiwa angin puting beliung tersebut sempat terjadi beberapa tahun silam. Namun, bencana kali ini merupakan yang terparah dari sisi dampak kerusakan.

Kejadian terakhir untuk angin puting beliung di tahun 2011 pernah, cuma itu lokasinya di Dusun 1,

Dia menambahkan, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Saat ini, warga masih menunggu bantuan terpal darurat dari dinas terkait.

"Tidak ada korban jiwa, tidak ada korban luka juga. Beberapa rumah masih pembersihan," pungkasnya.

Peristiwa ini menegaskan bahwa meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerusakan material dan atap rumah tetap signifikan. Pembersihan masih berlangsung, dan bantuan darurat masih diharapkan untuk mengurangi dampak lebih lanjut.

Angin puting beliungDesa MekarsariRW 05PembersihanBrimobBPBDPoskesdesSDN Cibodas

Komentar

Memuat komentar...