Putri Wardani Kalahkan Michelle Li di Indonesia Open 2026

Bima J. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 94 dibaca
Bisik.id
Putri Wardani Kalahkan Michelle Li di Indonesia Open 2026

Gambar atau konten salah?

Putri Kusuma Wardani, berusia 23 tahun, berhasil menaklukkan Michelle Li di babak 16 besar Indonesia Open 2026 yang berlangsung di Istora Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, pada 04 Juni 2026. Skor pertandingan adalah 12‑21, 21‑18, 21‑16, menandai kemenangan Putri setelah sebelumnya kalah dari Michelle saat membela Indonesia di Piala Uber 2026.

Perlawanan ini menjadi ajang revans bagi Putri. Ia mengaku puas bisa membalas kekalahan tersebut, terlebih kemenangan diraih di hadapan pendukung sendiri.

“Saya cukup puas hari ini karena bisa revans atas Michelle di rumah sendiri. Pada gim pertama memang Michelle sejak awal terus menekan saya. Seperti yang sudah saya bilang sebelumnya, dia sangat kuat dalam permainan depan dan memiliki serangan yang cukup merepotkan saya,” kata Putri seusai pertandingan.

Putri menganalisis tiga gimnya secara detail. Ia mengakui banyak kehilangan poin di gim pertama, terburu-buru di akhir gim kedua, dan berusaha tidak terlalu membatasi permainan bola atas di gim ketiga.

“Di gim pertama saya juga cukup banyak membuang poin. Untuk gim kedua, di poin‑poin akhir saya sempat terburu‑buru dan beberapa kali melakukan kesalahan sendiri. Sementara di gim ketiga, saya mencoba untuk tidak terlalu membatasi permainan bola atas dan lebih percaya diri memainkan pola permainan saya,” tambahnya.

Dengan kemenangan atas Michelle, Putri kini menantikan pertemuan berikutnya di perempatfinal. Tantangan berikutnya adalah Chen Yufei, wakil China dan peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020. Chen Yufei melaju ke perempatfinal setelah mengalahkan Natsuki Nidaira dengan skor 21‑17, 21‑18.

Putri menyadari bahwa catatan pertemuan dengan Chen Yufei belum berpihak kepadanya. Dalam tiga pertemuan sebelumnya, ia selalu kalah, termasuk di Swiss Open, All England, dan Denmark Open. Ia bertekad mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapi tantangan berat tersebut.

“Untuk besok melawan Chen Yufei, saya ingin menyiapkan mental dan pikiran dengan lebih baik. Fokus juga harus lebih maksimal dibanding hari ini. Selain itu, saya harus lebih siap menghadapi pertandingan yang kemungkinan akan lebih menguras tenaga,” ujar Putri.

Putri berharap dukungan publik Istora dapat menjadi motivasi tambahan untuk mencatat kemenangan pertamanya atas Chen Yufei.

“Tentu saya ingin memecahkan rekor itu karena sampai sekarang saya belum pernah menang melawan Chen Yufei. Selama ini, melawan pemain‑pemain China saya paling jauh hanya bisa mengambil satu gim,” kata Putri.

Ia menegaskan bahwa pertandingan besok akan dihadiri oleh penonton yang mendukung penuh.

“Besok saya akan menghadapi Chen Yufei di rumah sendiri dan tentunya akan mendapat dukungan penuh dari penonton. Saya ingin bermain lebih baik dibanding hari ini dan tentu saja berharap bisa meraih kemenangan atas Chen Yufei.”

Dengan kemenangan ini, Putri menempatkan dirinya di jalur menuju perempatfinal, menantikan kesempatan untuk mengubah catatan pertemuan dengan Chen Yufei di depan penonton Indonesia. Kemenangan di Istora menandai langkah penting bagi Putri dalam mengejar prestasi lebih tinggi di turnamen ini.

Putri Kusuma WardaniIndonesia Open 2026Michelle LiChen YufeiIstora Gelora Bung KarnoPiala Uber 2026medali emas Olimpiade Tokyo 2020

Komentar

Memuat komentar...