Rabu 13 Mei 2026: Hari Ala Ayuning Dewasa, Sesuai Kegiatan
Gambar atau konten salah?
Rabu, 13 Mei 2026 merupakan hari yang menurut kalender Bali masuk dalam kategori ala ayuning dewasa. Hari ini dianggap cocok untuk membuat dungki, yaitu keranjang kecil tempat ikan.
Istilah ala ayuning dewasa berasal dari perhitungan khusus dalam kalender Bali. Masyarakat Hindu di Bali menggunakan istilah ini untuk menilai apakah suatu hari baik atau buruk bagi pelaksanaan kegiatan adat dan ritual. Pada hari ini, beberapa aktivitas dianggap baik, sementara yang lain dianggap tidak baik.
Informasi lengkap mengenai ala ayuning dewasa pada Rabu, 13 Mei 2026 dapat dilihat di kalenderbali.org.
Daftar aktivitas berdasarkan perhitungan kalender Bali:
- Carik Walangati – Tidak baik untuk melakukan pernikahan/wiwaha, atiwa‑tiwa/ngaben, dan membangun rumah. (Alahing dewasa 3)
- Kajeng Kipkipan – Baik untuk membuat dungki (keranjang kecil tempat ikan). (Alahing dewasa 3)
- Kajeng Uwudan – Tidak baik untuk menanam dan memetik tanaman. (Alahing dewasa 2)
- Kala Jangkut – Baik untuk membuat pencar, jaring, senjata. (Alahing dewasa 4)
- Kala Jengking – Baik untuk mulai belajar menari, menabuh, membuat bubu, seser, jaring. Tidak baik untuk Manusa Yadnya, nikah, upacara potong rambut. (Alahing dewasa 4)
- Kala Keciran – Baik untuk membuat pisau penyadap (pengiris), mulai memotong danggul nira, membuat atau membuka saluran air. (Alahing dewasa 3)
- Kala Kutila Manik – Baik untuk membuat ranjau, pagar, rintangan, lubang penghalang maupun pemisah, alat perangkap, upacara Bhuta Yadnya. (Alahing dewasa 4)
- Kala Luang – Baik untuk membuat terowongan, menanam ketela atau umbi‑umbian. (Alahing dewasa 3)
- Kala Suwung – Tidak baik untuk dewasa ayu, berkunjung. (Alahing dewasa 3)
- Pepedan – Baik untuk membuka lahan pertanian baru. Tidak baik untuk membuat peralatan dari besi. (Alahing dewasa 3)
- Purwanin Dina – Tidak baik sebagai dewasa ayu. (Alahing dewasa 4)
- Salah Wadi – Tidak baik untuk melakukan Manusa Yadnya (wiwaha, mapendes, potong rambut dll.) Pitra Yadnya (Penguburan, atiwa‑tiwa/ngaben, nyekah, ngasti dll.). (Alahing dewasa 3)
- Taliwangke – Baik untuk memasang tali penghambat di sawah atau di kebun, memperbaiki pagar, membuat tali pengikat padi/benda‑benda mati. Tidak baik untuk mulai mengerjakan benang tenun, membuat tali ternak. (Alahing dewasa 3)
- Pararasan, Laku Surya, Pancasuda, Lebu Katiup Angin, Ekajalaresi, Suka Pinanggih, Pratiti: Wedana (nor/nor)
Hari ini, bagi yang merencanakan kegiatan tradisional, penting untuk memeriksa ala ayuning dewasa guna memilih aktivitas yang sesuai. Mengetahui apakah suatu kegiatan dianggap baik atau tidak dapat membantu menjaga keharmonisan dalam pelaksanaan adat dan upacara di Bali.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Pilot Digitalisasi Bantuan Sosial Gianyar Pakai Parlinsos
Nengah Artini 58 Tahun Tewas, Polri Menilai Penyebab Alami
Satu Kematian Rabies di Desa Tukadaya, Bali: Kasus Pertama Manusia
Wakil Menteri Kunjungi SMP Tabanan, Cek Revitalisasi, MBG
Wakil Menteri Kunjungi SDN 3 Sembung Gede, Minta Revitalisasi
Latihan Pra Operasi Patuh Agung 2026 Fokus ETLE Lalu Lintas
Berita Terbaru
Pilot Digitalisasi Bantuan Sosial Gianyar Pakai Parlinsos
Afni‑Syamsurizal: Tahun Pertama Menurunkan Utang Siak
Medan Gelar Gemes 27‑30 Juni 2026 Rp 2,5 Miliar APBD 2026
Pengumuman Hasil Seleksi SPMB Sumsel 2026/2027: Tanggal 6 Juni
Bulan Muharram: Larangan dan Amalan yang Harus Diikuti
Persela Lamongan Rekrut Statistik Sukses, Siap Liga 2 2026
Indonesia 3-0 Timor Leste, Poin Lengkap Grup A AFF U-19 2026
I Wayan Sutama: Dari Peternak Jadi Pengusaha Bengkel Mobil
