Raffi Ahmad Dorong AI di Telkom Hub Jakarta: Jangan Takut

Bima J. · 2 min baca · 3 jam lalu · 13 dibaca
Bisik.id
Raffi Ahmad Dorong AI di Telkom Hub Jakarta: Jangan Takut

Gambar atau konten salah?

Di The Telkom Hub Jakarta pada 04 Juni 2026, Raffi Ahmad, Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda & Pekerja Seni, mengisi sesi peluncuran AIcosystem milik Telkom. Ia mengajak publik untuk tidak takut dengan perkembangan AI.

“Memang sekarang ini permasalahan inti utamanya itu banyak orang-orang takut sama AI. Justru, kita nggak boleh takut sama AI. AI itu diciptakan oleh manusia, yang harus kita takuti kita tidak bisa beradaptasi dengan AI,” ujar Raffi.

Raffi menjelaskan bahwa AI dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu untuk memperkuat produktivitas, mempercepat proses, dan memperluas peluang dalam berkarya. Ia menekankan perbedaan utama antara AI dan manusia: teknologi terbaru ini tidak memiliki hati seperti manusia.

“Karena AI itu nggak punya hati, yang punya hati adalah manusia yang menciptakannya, itu yang membedakannya,” ucapnya.

Sebagai perwakilan Presiden, Raffi menyoroti potensi Indonesia dalam pemanfaatan AI. Negara ini memiliki jumlah pengguna internet terbesar di dunia, dan mayoritas pengguna adalah kaum muda. Oleh karena itu, kolaborasi lintas generasi menjadi kunci berikutnya.

Ia menambahkan, “Kalau kolaborasi kita harus menembus ruang dan waktu, itu AI dapat menembus ruang dan waktu. Jadi, kontribusi ekonomi kreatif sudah menembus 1.500 triliun terhadap pendapatan nasional kita. Memang sangat penting sekali AI ini, yang perlu di-highlight, jangan takut sama AI karena yang kita takuti kalau tidak beradaptasi dengan kemajuan teknologi, yaitu AI.”

Dari perspektif generasi muda dan pekerja kreatif, Raffi melihat bahwa perkembangan AI membuka peluang luas untuk belajar, berinovasi, dan memperluas kolaborasi. “Generasi muda adalah kelompok yang paling cepat beradaptasi dengan teknologi, termasuk AI. Yang penting bukan lagi apakah AI akan menggantikan manusia, tetapi bagaimana memanfaatkannya secara produktif, kreatif, dan bertanggung jawab,” kata Raffi.

Ia menilai kehadiran AIcosystem yang dikembangkan Telkom sebagai bukti bahwa Indonesia bukan hanya pengguna, melainkan pencipta AI. “Dengan ini, AIcosystem Telkom akan membuka ruang kolaborasi yang lebih luas agar anak muda Indonesia dapat belajar, berkreasi, dan menciptakan inovasi yang berdampak bagi masa depan bangsa,” pungkas Raffi.

Melalui AIcosystem, Telkom menegaskan komitmennya memperkuat peran AI sebagai penggerak transformasi digital yang mampu memberikan solusi komprehensif, meningkatkan produktivitas, serta mendorong nilai tambah berkelanjutan bagi bangsa Indonesia.

Kesempatan yang dibuka oleh AI menuntut generasi muda untuk beradaptasi cepat, memanfaatkan teknologi sebagai alat, dan menjaga nilai kreatif serta tanggung jawab sosial. Dengan kolaborasi lintas generasi dan dukungan platform seperti AIcosystem, Indonesia dapat memaksimalkan potensi digitalnya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif dan inovasi masa depan.

TelkomAIcosystemAIgenerasi mudakolaborasi lintas generasiekonomi kreatiftransformasi digital

Komentar

Memuat komentar...