Rapat Koordinasi Dampak Konflik Timur Tengah Langkah Perekonomian

Eko P. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 53 dibaca
Bisik.id
Rapat Koordinasi Dampak Konflik Timur Tengah Langkah Perekonomian

Gambar atau konten salah?

Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, mengungkapkan bahwa rapat koordinasi mengenai dampak konflik di Timur Tengah telah dilaksanakan.

Pada Minggu, 29 Maret 2026, ia memposting di Instagram bahwa rapat tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto terkait kebijakan ekonomi.

“In rapat ini dibahas berbagai langkah strategis, mulai dari pengaturan Work From Home secara adaptif, efisiensi anggaran yang lebih tepat sasaran, penguatan kebijakan B50, hingga usulan penghematan energi nasional,” tulis Airlangga.

Airlangga menegaskan bahwa semua kebijakan dievaluasi secara komprehensif dengan memperhatikan perkembangan konflik di Timur Tengah dan ketidakpastian global yang memengaruhi stabilitas energi, rantai pasok, serta perekonomian nasional.

“Seluruhnya dikaji secara komprehensif dengan mempertimbangkan perkembangan konflik di Timur Tengah dan ketidakpastian global yang berdampak pada stabilitas energi, rantai pasok, serta perekonomian nasional,” lanjutnya.

Ia juga menekankan bahwa pemerintah berkomitmen memastikan setiap kebijakan berjalan secara terukur dan responsif, guna menjaga stabilitas, memperkuat ketahanan nasional, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Dengan menyesuaikan kebijakan seperti Work From Home, penghematan energi, dan penguatan B50, pemerintah berusaha menanggapi ketidakpastian global dan menjaga kestabilan ekonomi nasional.

Airlangga HartartoRapat KoordinasiKonflik Timur TengahKebijakan EkonomiWork From HomePenghematan EnergiB50Stabilitas Energi

Komentar

Memuat komentar...