Ratu Dewa Serahkan Dana Operasional Pura Agung Sriwijaya

Rizki W. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 79 dibaca
Bisik.id
Ratu Dewa Serahkan Dana Operasional Pura Agung Sriwijaya

Gambar atau konten salah?

Ratu Dewa, wali kota Palembang, hadir pada malam Kamis, 02 April 2026, di Pura Agung Sriwijaya untuk merayakan Dharma Santi yang merupakan bagian dari Hari Suci Nyepi Tilem Kesanga Tahun 2026. Kegiatan ini diadakan di tengah suasana tenang pura, di mana para umat beragama berkumpul untuk merenung dan memaafkan satu sama lain.

Selama acara, Ratu Dewa menyerahkan bantuan dana operasional kepada pengurus Perkumpulan Adat Bali Sumatera Selatan (PABSS). Dana tersebut dimaksudkan untuk menutupi kebutuhan operasional pura, seperti perawatan fasilitas dan persiapan acara keagamaan. Ia menegaskan bahwa bantuan ini merupakan wujud dukungan pemerintah kota terhadap keberagaman keagamaan.

Acara tersebut dihadiri oleh beberapa pejabat tinggi, termasuk Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Kapolda Sumsel Sandi Nugroho, dan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumsel Ketut Sumedana. Kehadiran mereka menambah kesan resmi dan menunjukkan solidaritas antar lembaga.

“Kehadiran saya dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah terhadap kerukunan umat beragama di Kota Palembang,” ujar Ratu Dewa kepada wartawan pada hari Jumat, 03 April 2026. Ia menekankan pentingnya perayaan ini sebagai momentum mempererat tali persaudaraan.

Ia menegaskan, “Pemerintah Kota Palembang akan terus mendukung kegiatan keagamaan seluruh umat beragama. Kami berkomitmen untuk terus memberikan perhatian dan dukungan, termasuk melalui bantuan operasional seperti ini, agar kegiatan keagamaan dapat berjalan dengan baik.”

Penasehat panitia sekaligus Pengawas PABSS, I Gusti Bagus Surya Negera, menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan bantuan yang diberikan. Ia mengucapkan, “Dharma Santi itu berkaitan dengan perayaan Hari Suci Nyepi, yang bisa disamakan dengan halal bihalal bagi umat Muslim.”

Ia menjelaskan bahwa Dharma Santi menjadi momen saling memaafkan secara batin di antara umat Hindu. “Dalam kegiatan ini, umat saling memaafkan secara batiniah setelah menjalani rangkaian Hari Suci Nyepi,” jelasnya.

Jumlah umat yang hadir mencapai lebih dari 2.000 orang, berasal tidak hanya dari Sumatera Selatan, tetapi juga dari Bengkulu, Bangka Belitung, Jambi, hingga Lampung. Keterlibatan peserta dari berbagai provinsi menambah warna kebersamaan.

Selama rangkaian acara, Gubernur Sumsel melakukan pengukuhan pengurus PABSS se-Sumsel. Langkah ini menegaskan peran PABSS dalam menjaga tradisi dan nilai budaya Bali di wilayah tersebut.

Perayaan Dharma Santi juga diperkaya dengan pertunjukan seni tari, termasuk Tari Panji Semirang, Tari Sekar Jagat, dan Tari Puspa Puja. Penampilan seni ini menambah nuansa budaya yang meriah bagi para hadirin.

Keseluruhan acara menonjolkan semangat kebersamaan dan toleransi antarumat beragama. Dengan dukungan pemerintah dan partisipasi luas, perayaan ini menjadi contoh nyata bagaimana tradisi keagamaan dapat mempererat hubungan sosial di Palembang.

Ratu DewaPura Agung SriwijayaDharma SantiHari Suci NyepiPABSSPemerintah Kota PalembangKerukunan Umat Beragama

Komentar

Memuat komentar...