Ratu Dewa Tegaskan Musrenbang Palembang Fokus Tindakan Nyata
Gambar atau konten salah?
Ratu Dewa, wali kota Palembang, menegaskan pentingnya tindakan nyata dalam Musrenbang RKPD kota. Ia mengingatkan bahwa perencanaan tahun ini harus lebih dari sekadar dokumen. “Jangan sampai dalam forum ini kita kaya ide, kaya gagasan, kaya konsep, tetapi miskin tindakan,” tegasnya setelah membuka acara pada 02 April 2026.
Ia menekankan bahwa semua program kerja harus dapat dilaksanakan demi kepentingan masyarakat. Pemerintah Kota Palembang menetapkan beberapa poin substansi yang menjadi prioritas pembangunan ke depan. Instruksi Ratu Dewa menuntut agar seluruh program selaras dengan visi misi Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kota.
Prioritas utama yang diangkat menargetkan kebutuhan langsung warga. Fokus pertama adalah memacu perekonomian dengan mengaktifkan sektor ekonomi lokal agar lebih produktif. Selanjutnya, pemerintah merancang program taktis untuk menekan angka kemiskinan di wilayah Palembang secara signifikan. Pembangunan infrastruktur juga dipercepat guna memperbaiki sarana dan prasarana yang mendukung mobilitas warga sehari‑hari.
Di sisi lain, agenda perbaikan wajah kota menjadi sorotan. Upaya meningkatkan estetika Palembang bertujuan menjadikannya tempat tinggal yang lebih tertata, cantik, dan nyaman bagi semua orang. Ratu Dewa berharap forum ini menjadi wadah terbuka yang menampung aspirasi dari berbagai lapisan, mulai dari tingkat RT, kelurahan, hingga tingkat kota.
Ia menegaskan keterbukaan forum: “Forum ini sangat terbuka, diikuti dari seluruh stakeholder sampai ke tingkat RT, Kelurahan, para akademisi, pelaku usaha, hingga perbankan semua ikut di sini.”
Menutup pernyataannya, Ratu Dewa menyampaikan harapan agar materi yang dihimpun dapat tercermin dalam kebijakan konkret. “Semoga apa yang sudah dihimpun bisa benar-benar tercermin dalam forum yang cukup penting pada hari ini,” ujarnya.
Dengan arahan tersebut, Pemerintah Kota Palembang bertekad menindaklanjuti hasil Musrenbang. Fokus pada pelaksanaan, kolaborasi lintas level, dan transparansi diharapkan dapat memperkuat pembangunan kota sesuai kebutuhan warga.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kebakaran 4 Ha di Bangka Barat Padam dalam 1 Jam pada 3 Juni
Wakil Bupati Iwan Tuaji Laporkan Harta Rp 6,7 Miliar
Pelantikan DPW IAEI Jambi, Gubernur Tekankan Ekonomi Syariah
BMKG: Hujan Ringan di Way Kanan, Lampung Sore Hari
Palembang: Gaji ke-13 ASN 2026, Rp 89 Miliar Alokasi
Evaluasi CFD Palembang: PKL Dikonfigurasikan di Zona Khusus
Berita Terbaru
SIM Baru Kini Verifikasi Wajah, Mulai 1 Juli 2026 Indonesia
Pria 65 Tahun di Klampok Lor Berhenti Hidup, Kembali Mati
Persebaya Penasaran Ramadhan Sananta, Bebas Transfer
Rasa Terbakar Dada: Penyebab Utama dan Tanda Peringatan
Minum 3‑4 Cangkir Kopi Bisa Perlambat Penuaan 5 Tahun
Empat Anakan Harimau Sumatra Lahir di Taman Safari Prigen
Operasi Patuh 2026: 14 Hari Tepatkan Lalu Lintas Nasional
Vlahovic Bebas: Arsenal Tertarik, Juventus Tak Berikan Kontrak
