Real Madrid Juara Youth League, Menang Brugge lewat Penalti
Gambar atau konten salah?
Real Madrid berhasil menjuarai UEFA Youth League musim 2025‑26 setelah menaklukkan Club Brugge di final yang berlangsung di Stade de la Tuilière, Lausanne, Swiss, pada Senin, 20 April 2024.
Pertandingan berlangsung penuh ketegangan. Kedua tim menutup 90 menit dengan skor 1‑1. Setelah itu, keputusan dicapai lewat adu penalti. Empat penendang Real Madrid berhasil menembak, sementara dua penendang Club Brugge gagal, sehingga Real Madrid memenangkan shootout dengan skor 4‑2.
Gol pertama datang dari Jacobo Ortega pada menit ke‑23, memberi keunggulan bagi Real Madrid. Gol balasan Club Brugge dicetak oleh Tobias Lund‑Jensen pada menit ke‑64, menyeimbangkan hasil.
Prestasi ini menjadi juara kedua bagi Real Madrid dalam 12 edisi UEFA Youth League yang telah digelar. Jumlah ini setara dengan Chelsea dan hanya kalah dari Barcelona, yang sudah meraih gelar tiga kali. Klub lain seperti Benfica, Porto, Red Bull Salzburg, AZ Alkmaar, dan Olympiakos masing‑masing sudah menjadi juara satu kali.
UEFA Youth League merupakan kompetisi setara Liga Champions bagi tim berusia 19 tahun. Pesertanya sama dengan tim senior Liga Champions, namun perbedaan kualitas tim U‑19 membuat hasil kompetisi tidak selalu mencerminkan kekuatan klub senior. Tidak ada jaminan bahwa pemain yang bersinar di sini akan langsung masuk ke skuad utama; mereka bisa saja ditarik oleh klub besar lain di Eropa.
Keberhasilan ini disaksikan langsung oleh Florentino Pérez, presiden Real Madrid. Lima hari sebelumnya, ia menegur pemain senior di ruang ganti setelah timnya dikalahkan oleh Bayern Munich di perempat final Liga Champions. Kegagalan senior menambah tekanan bagi klub, karena mereka belum meraih trofi mayor selama dua musim berturut‑turut.
Di sisi senior, Alvaro Arbeloa memimpin skuad yang masih tertinggal sembilan poin dari Barcelona dengan tujuh laga tersisa. Meskipun masih ada peluang untuk memenangkan Liga Spanyol musim ini, tekanan tetap tinggi.
Berbeda dengan senior, hanya sedikit pemain akademi Real Madrid yang berhasil menembus skuad utama. Gonzalo Garcia dan Thiago Pitarch menjadi contoh pemain yang dipromosikan langsung ke tim utama. Nama lain seperti Dani Carvajal, Raul Asencio, Fran Garcia, dan Alvaro Carreras juga berasal dari akademi, namun mereka pernah dipindahkan ke klub lain sebelum kembali memperkuat Los Blancos.
Keberhasilan juara UEFA Youth League memberi semangat bagi klub, sekaligus menyoroti perbedaan antara pencapaian tim junior dan senior. Meskipun senior masih berjuang, kemenangan ini menegaskan kualitas akademi Real Madrid dan potensi pemain muda yang akan datang.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Indonesia vs Kamboja, Kejar Tempat Ketiga AFF U-19
Brasil Siap Bertarung di Piala Dunia 2026, Ancelotti Pimpin
AS Kalahkan Paraguay 4-1, Rekor Gol Empat Pertama Di LA
Thailand vs Australia: Final Piala AFF U-19, 13 Juni
Julen Lopetegui, Pelatih Qatar, Hadapi Piala Dunia 2026
Indonesia vs Kamboja, Posisi Ketiga AFF U-19 2026
Berita Terbaru
Muharram 2025: Sepuluh Amalan Penting Memulai Tahun Baru Islam
Puasa 1 Muharam 1448 H: Boleh, Niat & Jadwal 16 Juni
Luwu Utara Cetak 2,960 Ha Lahan Sawah Baru, Target 20,000 Ha
PP PBVSI Pilih Toiran Gonzales Reidel, Timnas Siap AVC 2026
KKP Rencanakan Insentif Daerah untuk Hindari Sampah ke Laut
270 Personel Dishub & Polrestabes Lindungi CFD Palembang
Rupiah Jatuh ke Rp 18.000, Mata Uang Terlemah Asia 12 Juni
