Remaja 16 Tahun Hampir Tabrak Mobil Polisi di Tol Semarang
Gambar atau konten salah?
Rabu, 25 Maret 2026 di Semarang, seorang remaja laki‑laki berusia 16 tahun hampir tertabrak mobil polisi saat hendak menyeberang tol Gayamsari. Kejadian ini terungkap ketika petugas SPKT Polsek Pedurungan menelusuri jejak anak itu yang sudah keluar rumah sejak Selasa, 24 Maret 2026.
"Ceritanya tadi pagi dia jalan di tol, mau ketabrak mobil dari Resmob Polrestabes Semarang," kata Aiptu Karyadi, anggota SPKT Polsek Pedurungan. Ia menambahkan, "Tadi dia lewat jalan tol kan nyeberang. Nggak luka, nggak apa‑apa," menegaskan situasi yang hampir berakibat fatal.
Setelah menerima laporan, Resmob Polrestabes Semarang segera menghubungi petugas Bina Marga. Mereka tiba di lokasi sekitar pukul 08.00 WIB dan menjemput remaja tersebut. "Tadi pagi sekitar jam 08.00 WIB diantar petugas Bina Marga jalan tol ke Polsek Pedurungan," jelas Karyadi.
Ketika ditanya tentang alasan keluar rumah, AA ternyata telah berjalan kaki sejak Selasa, 24 Maret 2026. Ia berada di rumah sendiri sementara orang tua bersangkutan bekerja. "Dia kan mungkin keluar jalan kaki, kata ibunya meninggalkan rumah. Iya kemarin (keluar rumah)," ungkap Karyadi.
Petugas menduga anak tersebut ditinggalkan di rumah karena orang tua bekerja. "Mungkin ditinggal bekerja. Dia sendiri," tambahnya, menegaskan alasan sederhana di balik perilaku remaja.
Setelah diantar ke Polsek Pedurungan, kondisi AA dinilai baik. Ia tidak mengalami luka serius. "Kondisinya baik, sehat, tidak luka. Dijemput orang tuanya sekitar jam 13.00 WIB. Saya kasih minum, snack, makan pagi," pungkas Karyadi, menandakan langkah penanganan yang cepat dan tepat.
Insiden ini menyoroti pentingnya kewaspadaan di area tol, terutama bagi anak muda yang mungkin tidak menyadari risiko. Meskipun tidak terluka, kejadian ini menjadi pengingat bagi semua pihak—baik pengemudi maupun pejalan kaki—untuk selalu berhati-hati di jalan tol. Dengan penanganan cepat dari petugas Resmob, Bina Marga, dan SPKT Polsek Pedurungan, potensi kecelakaan dapat dicegah, menjaga keselamatan semua pengguna jalan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Banjir Rob di Demak Meningkat, Warga Minta Tanggul Pantai
SPMB SMA/SMK 2026: Kuota 5% Domisili Desa dan 2% ATS Jateng
KAI Commuter Tandai Penumpang Merokok di KRL di Palur
Kera Liar Merusak Rumah Pak Wahyu, Evakuasi 20 Menit
Prabowo Panggil Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, Ganti Dadan
Kekurangan Sekolah di 5 Kecamatan Semarang: Tanah Belum Tersedia
Berita Terbaru
IHSG Turun 4,11% di Tengah Sesi, Rupiah Menguat
Grab Tegaskan Tidak Keluar Indonesia, Tetap Komitmen Lanjut
Wakil Bupati Iwan Tuaji Laporkan Harta Rp 6,7 Miliar
Penurunan Wisnus Bali 4,14% Tahun Ini, 2,03% Bulanan
Jaga Kolam Ikan Rumah Bersih: Tips Pembersihan dan Nutrisi
Air Kelapa 15 Hari: Hidrasi, Pencernaan, Berat Badan
