Remaja Melompati Pagar Stasiun Cimekar KAI Perketat Keamanan
Gambar atau konten salah?
Stasiun Cimekar di Bandung menjadi saksi aksi tidak terpuji kelompok remaja pada 09 Mei 2026. Mereka melompati pagar pembatas stasiun untuk menghindari pemeriksaan tiket, lalu melompat masuk ke area stasiun saat kereta tiba. Video aksi ini beredar luas di media sosial, menambah ketegangan di kalangan penumpang.
Di dalam rekaman, terlihat beberapa remaja memanjat pagar yang cukup tinggi. Setelah berhasil melewati pagar, mereka langsung melompat masuk ke peron ketika kereta berangkat. Aksi ini menimbulkan kekhawatiran karena dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan penumpang lain.
Menurut informasi yang diterima, kelompok remaja tersebut merupakan penonton Persib Bandung. Mereka tampak bersemangat menonton pertandingan, namun cara mereka masuk ke stasiun tidak sesuai prosedur.
Leza Arlan, Manager Public Relations KAI Commuter, menyatakan rasa menyayangkan atas kejadian tersebut. “Kami sangat menyayangkan kejadian tersebut dan menjadi evaluasi kami ke depan untuk pengamanan di Stasiun Cimekar pada saat ada pertandingan ataupun latihan klub sepakbola,” katanya.
Ia menegaskan bahwa setiap penumpang yang naik kereta harus memiliki tiket. “Sanksi dan tindakan yang dilakukan KAI Commuter sesuai ketentuan, setiap penumpang yang naik akan kereta harus memiliki tiket, apabila kedapatan tidak memiliki tiket akan diturunkan di stasiun berikutnya,” ungkapnya. Hal ini diambil sebagai langkah tegas untuk menegakkan aturan tiket.
Leza menambahkan bahwa aksi serupa belum pernah terjadi di Stasiun Cimekar. “Belum pernah terjadi maka itu akan jadi evaluasi kami dengan melakukan penebalan pengamanan di peron,” tuturnya. Pihaknya berencana memperketat pengamanan di area peron, khususnya saat pertandingan atau latihan klub.
Untuk mencegah kejadian serupa, KAI Commuter akan memasang CCTV dan kawat berduri di area tersebut. “Kedepannya agar tidak terulang kembali kami akan memasang CCTV dan kawat berduri untuk area tersebut,” pungkasnya.
Aksi ini menyoroti pentingnya pengawasan di stasiun, terutama ketika kereta berangkat pada saat pertandingan. Keputusan KAI Commuter untuk memperkuat sistem keamanan dan menegakkan aturan tiket diharapkan dapat mencegah perilaku serupa di masa depan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
