Revitalisasi Gedung Sate: Integrasi Gasibu, Anggaran Rp15,82 Miliar

Hendra M. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 102 dibaca
Bisik.id
Revitalisasi Gedung Sate: Integrasi Gasibu, Anggaran Rp15,82 Miliar

Gambar atau konten salah?

Kawasan Gedung Sate kini ditata ulang oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Proyek ini akan mengintegrasikan Gedung Sate dengan Lapangan Gasibu dan memakan anggaran Rp 15,82 miliar.

Revitalisasi ini diharapkan menambah ruang terbuka baru sekaligus merombak wajah kawasan pusat pemerintahan Jawa Barat. Dedi Mulyadi menegaskan bahwa bentuk Gedung Sate, yang merupakan bangunan cagar budaya, tidak akan diubah.

"Iya, nanti kita lihat. Yang sebenarnya kan bukan dihilangkan, yang digeser itu adalah jalan. Nah, tinggal apakah jalan termasuk bangunan heritage? Gitu loh, tinggal dicek aja," kata Gubernur di Kantor BI Jabar, Jalan Braga, Kota Bandung, pada 27 April 2026.

Ia menjelaskan bahwa revitalisasi halaman Gedung Sate akan menyatu dengan Lapangan Gasibu sehingga tidak lagi dilalui kendaraan umum. "Gini penyatuan itu bukan tamannya bersatu, yang disebut penyatuan itu adalah antara Gasibu dengan halaman Gedung Sate menjadi satu kesatuan karena tidak lagi dilewati oleh kendaraan umum," jelasnya.

Jalan yang ada akan tetap ada, hanya akan diubah dari aspal menjadi batuan. "Jadi, tetap bentuk jalannya tetap bentuk jalan cuma diubah dari aspal menjadi batuan," tambahnya.

Ia menegaskan bahwa area halaman Gedung Sate tetap menjadi ruang perkantoran, sementara jalan dan Gasibu tetap menjadi ruang publik. "Yang di halaman Gedung Sate itu tetap ruang perkantoran. Yang di jalan dan Gasibu namanya ruang publik," ujar Gubernur.

Kesimpulannya, perubahan utama adalah penggantian aspal dengan batu. "Jadi intinya gini aja, asalnya aspal diganti menjadi batu itu. Apa bedanya dengan itu tuh? Braga, iya gitu, ngerti kan?"

Proyek ini bertujuan memperbaiki tata ruang kota tanpa mengorbankan nilai sejarah Gedung Sate.

Gedung SateLapangan Gasiburevitalisasianggaran 15,82 miliarbangunan cagar budayaruang publikJalan Braga

Komentar

Memuat komentar...